Banner Skinner Urfluencer
Banner Skinner Fomo
URstyle

3 Tips Membuat Video Transisi Agar Dapat Banyak View

Deandra Salsabila,
sekitar 2 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
3 Tips Membuat Video Transisi Agar Dapat Banyak View
Image: Ilustrasi edit video. (Unsplash/Ryan Snaadt)

Jakarta - Berkreasi melalui video pendek kini menjadi tren di berbagai kalangan, maka tak heran jika banyak orang berlomba-lomba untuk membuat video pendek. Namun, membuat video pendek yang menarik memiliki tantangan tersendiri. Kita harus pintar dan kreatif dalam menyajikannya.

Demi menarik minat penonton dan membuat video kita populer, salah satu tips yang bisa dilakukan adalah menggunakan efek transisi, yaitu perpindahan dari satu scene ke scene lain dengan teknik pergerakan kamera yang unik.

Berikut adalah beberapa jurus untuk membuat video transisi dari konten kreator Aries Lukman, biar video kamu bisa lebih banyak ditonton di SnackVideo:

1. Transisi whip pan dengan gerakan kamera yang cepat

1603247341-vlog.jpgIlustrasi. (Freepik)

Trik pertama adalah menggunakan transisi whip pan atau biasa dikenal dengan sebutan panning nyabet. Efek transisi ini biasanya melibatkan dua shots dalam satu video pendek. Untuk menjadikan efek transisi video semakin menarik, kamu dapat menggunakan teknik ini dengan membuat shot pertama berupa gerakan kamera secara cepat ke kiri atau ke kanan saat ingin melakukan transisi.

Setelah itu, shot kedua akan dimulai dengan menggerakkan kamera secara cepat sesuai dengan arah shot pertama. Gerakan kamera secara cepat tersebut dapat menghasilkan efek blur yang bisa dijadikan transisi menuju scene berikutnya.

2. Transisi nutupin kamera untuk memberi ‘kejutan’ ke penonton

1603247346-vlog1.jpgIlustrasi. (Freepik)

Tips selanjutnya, ada satu cara unik yang termasuk sebagai jurus membuat efek transisi menarik di konten video pendek kamu, yaitu dengan menutupi kamera. Efek transisi ini dapat memberi kesan ‘kejutan’ bagi penonton video nantinya.

Setidaknya ada dua shot yang harus dibuat dengan teknik satu ini. Shot pertama dilakukan sebelum efek transisi, caranya dengan menutupi lensa kamera. Kamu dapat menggunakan tangan, tas, kaos, buku atau benda apapun di sekitarmu. Efek transisi akan terlihat pada shot kedua ketika kamu membuka penutup kamera tersebut dan menampilkan sesuatu yang berbeda dari scene sebelumnya.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait