beautydoozy skinner
urbanasia skinner
URguide

5 Tanda Kamu Lakukan Self Abandonment, Sikap Cuek pada Diri Sendiri

Alfian Muntahanatul Ulya,
sekitar 1 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
5 Tanda Kamu Lakukan Self Abandonment, Sikap Cuek pada Diri Sendiri
Image: Ilustrasi Self Abandonment (Pexels)

Jakarta - Pernah nggak Urbanreaders mengesampingkan keinginan, kebutuhan diri sendiri dan lebih memprioritaskan orang lain untuk memenuhi ekspektasi mereka? Jika iya, mungkin kamu melakukan self abandonment.

Self abandonment merupakan pola perilaku seseorang dengan mengabaikan pikiran, perasaan, hingga kebutuhan diri sendiri. Jika kamu pernah melakukannya, kamu pasti merasakan ketidaknyamanan.

Pengabaian diri sendiri ini berakibat pada berkurangnya personal boundaries, karena terlalu fokus untuk membuat orang lain nyaman dan bahagia, sementara di saat yang bersamaan mengabaikan kenyamanan diri sendiri.

Mengutip PhyschCentral, self abandonment bermula dari masa kecil yang kebutuhan fisik dan emosionalnya kurang. Pengabaian diri ini tidak boleh dianggap sepele karena bisa menjadi pemicu permasalahan mental lainnya.

Lantas apa saja sih tanda jika seseorang mungkin melakukan self abandonment? Yuk simak rangkuman Urbanasia berikut.

1. Keseringan Mengkritik Diri Sendiri

1645838631-foto-3-kues1-freepik-inner-critic.jpgSumber: Ilustrasi kritik batin (kues1/freepik)

Sebenarnya kritikan adalah sesuatu yang baik jika dilakukan sesuai dengan porsinya untuk memperbaiki kualitas diri agar bisa menjadi pribadi yang semakin baik. 

Namun kritikan ini bisa malah berakibat pada hilangnya kepercayaan diri jika dilakukan menggunakan kalimat-kalimat yang terlalu kejam, menyerang, bahkan menyudutkan mental.

2. Nggak Punya Batasan

1614144399-pexels-photo-984946.jpeg-egois-pixabay-by-Vera-Arsic.jpegSumber: Ilustrasi egois. (Pixabay/ Vera Arsic)

Membuat batasan ini penting dilakukan sebagai bentuk rasa sayang terhadap diri sendiri. Tidak adanya batasan ini bisa membuat orang lain jadi seenaknya sendiri dengan privasimu, dan bahkan hal terburuknya mereka bisa saja memanfaatkanmu demi kepentingan pribadi.

Tidak ada salahnya berhubungan dekat dengan orang lain, tapi demi menjaga kewarasan dan kesehatan mentalmu, jangan sampai kamu membiarkan mereka bebas begitu saja melanggar aturan-aturan yang telah kamu ciptakan.  

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait