menu
user
Banner Skinner Urfluencer
Banner Skinner Fomo
URsport

AC Milan Habis Juara Musim Dingin, Malah Jeblok!

Rezki Maulana,
12 hari yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
AC Milan Habis Juara Musim Dingin, Malah Jeblok!
Image: AC Milan jeblok setelah jadi juara musim dingin. (Twitter @ACMilan)

Roma - AC Milan semakin jauh dari Scudetto setelah takluk dari Lazio pekan ini. Ironisnya, Rossoneri adalah juara musim dingin Serie A musim ini. Duh!

Milan melawat ke Olimpico Stadium, Selasa (27/4/2021) dini hari WIB, untuk meraih tiga poin dari Lazio demi menjaga persaingan dengan Inter Milan di puncak klasemen.

Sebab, Inter sudah melebarkan jarak jadi 13 poin di puncak klasemen usai mengalahkan Hellas Verona 1-0 sehari sebelumnya. Tapi, misi Milan gagal total karena performa buruk mereka.

Yang ada, gawang Gianluigi Donnarumma dibobol tiga kali oleh Lazio lewat sepasang gol Joaquin Correa dan Ciro Immobile. Takluk 0-3, Milan tak cuma tertinggal jauh dari Inter tapi juga melorot dari empat besar.

Selepas pekan ke-33, Milan tertahan di posisi lima klasemen dengan 66 poin, kalah head-to-head dengan Juventus yang berada di posisi keempat, lalu kalah selisih gol dari Napoli dan Atalanta.

Ini tentu jadi penurunan prestasi untuk Milan mengingat mereka sepanjang 2020 tampil luar biasa. Tapi, kualitas skuat dan pelatih yang dimiliki Milan saat ini nyatanya juga berpengaruh besar.

Setelah memastikan diri jadi juara paruh musim Serie A pada 23 Januari, Milan setidaknya bertahan hampir sebulan di puncak, sebelum dilengserkan Inter Milan saat kalah 0-2 dari Spezia di pekan ke-22.

Meski sempat kalah 0-3 dari Inter di pekan ke-22, Milan sejatinya masih menjaga jarak sampai 23 April lalu, sebelum akhirnya turun ke posisi kelima awal pekan ini. Ketika para pesaingnya mulai menanjak seperti Atalanta, Napoli, dan Juventus, Milan malah memble.

Tiga kekalahan dari tujuh pertandingan terakhir jadi alasan mengapa Milan akhirnya melorot jauh. Lebih lucunya, netizen mengait-ngaitkan performa buruk Milan ini selepas insiden Zlatan Ibrahimovic dan Romelu Lukaku di perempafinal Coppa Italia 27 Januari.

Saat itu Ibrahimovic diklaim menghina Lukaku dan setelahnya, Milan cuma menang tujuh kali dari 19 pertandingan di seluruh kompetisi. Ini termasuk saat Milan disingkirkan Manchester United di babak 16 besar Liga Europa.

Ketika Scudetto sudah menjauh, Milan sejatinya tak boleh lengah lagi jika masih ingin finis empat besar. Celakanya Milan masih akan menghadapi Juventus dan Atalanta di lima pekan tersisa.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait