Banner Skinner Urfluencer
Banner Skinner Fomo
URnews

Asyik! Naik Suroboyo Bus Kini Bisa Bayar Pakai Uang Elektronik

Nivita Saldyni,
2 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Asyik! Naik Suroboyo Bus Kini Bisa Bayar Pakai Uang Elektronik
Image: Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mencoba metode pembayaran baru Suroboyo Bus dengan uang elektronik, Senin (23/8/2021). (Instagram @dishubsurabaya)

SurabayaUrbanreaders yang pernah berkunjung ke Surabaya mungkin sudah tak asing dengan nama Suroboyo Bus. Yap, salah satu transportasi umum yang populer karena pembayarannya menggunakan botol plastik itu kini bisa kamu naiki dengan menggunakan pembayaran non-tunai atau uang elektronik loh.

“Jadi, pembayarannya tidak hanya menggunakan sampah botol plastik, tapi juga bisa uang non tunai,” kata Eri saat mengenalkan metode pembayaran baru Suroboyo Bus di halaman Balai Kota Surabaya, Senin (23/8/2021).

Nah untuk tarif naik Suroboyo Bus menggunakan pembayaran elektronik cukup terjangkau kok. Bagi penumpang umum akan dikenai biaya Rp 5.000 untuk sekali perjalanan, sementara pelajar atau mahasiswa hanya Rp 2.500 sekali perjalanan dengan menunjukkan kartu pelajar atau kartu mahasiswa yang aktif. Lalu khusus untuk Tenaga Pendidik dan Pegawai Kecamatan/Kelurahan, cukup menunjukkan ID Card Pegawai maka bisa menaiki Suroboyo Bus secara gratis. Namun perlu diingat, saat ini metode pembayaran tersebut baru berlaku di Suroboyo Bus berplat kuning ya.

“Di Suroboyo Bus ini, insyallah kami akan mengutamakan kenyamanan penumpang. Jadi, tidak melakukan pemeliharaan mesinnya, tapi juga keindahan, kesehatan dan keharuman di dalam bus juga akan diutamakan,” ungkap Eri.

Bahkan saat ini Suroboyo Bus juga sudah dilengkapi fasilitas baru, yaitu mesin press botol yang bisa digunakan penumpang yang ingin membayar dengan sampah botol plastik secara langsung.

Kamu yang ingin melakukan pembayaran secara langsung hanya perlu masuk ke dalam bus, kemudian masukkan botol plastik sesuai ketentuan ke dalam mesin press. Setelah itu kamu akan dapat tiket perjalanan yang bisa langsung digunakan.

“Ini lebih mudah dibanding sebelumnya,” kata Eri.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya Irvan Wahyudrajad menambahkan, pengelolaan keuangan Suroboyo Bus kini sudah berada di bawah Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Hal ini berdasarkan SK BLUD tertanggal 10 Agustus 2021.

“Dengan menjadi BLUD, otomatis plat kendaraan warna merah akan berubah menjadi plat warna kuning. Dengan plat kuning itu nantinya bisa melayani trayek dan bisa memberlakukan tarif,” jelas Irvan.

Sehingga saat ini, Suroboyo Bus punya beberapa sistem pembayaran yang bisa kamu pilih. Mulai dari menukarkan sampah botol plastik, pembayaran non-tunai melalui scan QRIS, atau bisa juga pembayaran tunai di tempat tertentu seperti tempat penukaran botol atau minimarket dengan sistem top-up.

Kenalkan Armada dan Rute Baru

Menariknya lagi, selain mengenalkan metode pembayaran baru, Pemkot Surabaya juga meresmikan delapan bus baru untuk melengkapi 20 armada yang sudah beroperasi sebelumnya. Armada baru ini melayani rute baru yang juga diresmikan hari ini.

Rute baru tersebut melayani perjalanan kamu dari Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ) hingga Mayjend Jono Soewojo. Rute ini, kata Irvan memiliki panjang 21 km dengan waktu tempuh sekitar 1 jam 20 menit.

Rute baru ini setidaknya memiliki 31 titik pemberhentian atau halte. Mulai dari Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ) – Jl. Joyoboyo – Jl. Gunungsari – Jl. Raya Menganti Wiyung – Jl. Raya Wiyung – Jl. Babatan UNESA – PTC – Mayjend Jono Soewojo. Kemudian untuk rute kembali akan melewati Mayjend Jono Soewojo – PTC – Jl. Babatan UNESA – Jl. Raya Menganti – Jl. Raya Wiyung – Jl. Gunungsari – Jl. Joyoboyo – Jl. Diponegoro – Putar Balik Jl. Wonokromo – Putar Balik Bawah Mayangkara – Terminal Intermoda Joyoboyo.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait