Banner Skinner Urfluencer
Banner Skinner Fomo
URnews

COVID-19 Varian Delta Mengganas, Pemerintah Cina Terapkan Lockdown

Shelly Lisdya,
3 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
COVID-19 Varian Delta Mengganas, Pemerintah Cina Terapkan Lockdown
Image: Warga Cina. (Ilustrasi/Pixabay)

Jakarta - Kasus COVID-19 varian Delta di Cina terus meningkat. Tercatat pada Senin, 2 Agustus 2021 kemarin terdapat 98 kasus baru. 

Dari jumlah tersebut, 55 kasus merupakan transmisi lokal. Selain itu, varian Delta kini menyebar di 20 kota dan lebih dari selusin provinsi di negeri Tirai Bambu.

Melansir dari laman The Guardian, untuk menahan wabah tersebut meluas, jutaan orang telah dikunci alias lockdown di rumah mereka di Cina.

Tak hanya itu, pemerintah daerah di kota-kota besar termasuk Beijing kini telah menguji jutaan penduduk, sambil menutup kompleks perumahan dan menempatkan kontak dekat di bawah karantina. 

Ibu kota telah memutus semua jalur kereta api, bus, dan udara dengan daerah-daerah dengan kasus virus corona ditemukan, dan menutup pintunya bagi wisatawan selama puncak musim liburan musim panas. Hanya "pelancong penting" yang diizinkan masuk, jika tes asam nukleatnya negatif.

“Situasinya masih suram dan rumit,” kata pemerintah Zhuzhou. 

Beijing sebelumnya telah membanggakan keberhasilannya dalam membawa kasus domestik ke hampir nol setelah virus corona pertama kali muncul di Wuhan pada akhir 2019, memungkinkan ekonomi untuk pulih.

Hanya saja wabah terbaru yang telah dikaitkan dengan klaster di Nanjing dengan sembilan petugas kebersihan di bandara internasional dinyatakan positif pada 20 Juli, mengancam keberhasilan itu dengan lebih dari 360 kasus domestik dilaporkan dalam dua minggu terakhir.

Di tujuan wisata Zhangjiajie, dekat Zhuzhou, wabah menyebar bulan lalu di antara pengunjung teater yang kemudian membawa virus itu kembali ke rumah mereka di seluruh negeri. 

Zhangjiajie mengunci 1,5 juta penduduk pada hari Jumat. Para pejabat segera mencari orang-orang yang baru-baru ini melakukan perjalanan dari Nanjing atau Zhangjiajie dan telah mendesak wisatawan untuk tidak melakukan perjalanan ke daerah-daerah di mana kasus ditemukan. 

Negara ini juga berjuang melawan peningkatan kasus terpisah di kota Zhengzhou yang dilanda banjir di provinsi Henan, setelah dua petugas kebersihan di rumah sakit yang merawat pasien virus corona yang datang dari luar negeri dinyatakan positif.

Lebih dari 30 kasus telah terdeteksi dan 10 juta penduduk telah diperintahkan untuk menjalani tes. Kepala Komisi Kesehatan Kota juga telah dipecat. Distrik ibu kota Changping mengunci 41 ribu orang di sembilan komunitas perumahan pekan lalu. 

Kasus-kasus baru juga dilaporkan pada hari Senin di tujuan wisata populer Hainan, kata otoritas kesehatan nasional. 

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait