beautydoozy skinner
urbanasia skinner
URtainment

Dialami Robby Sugara: Waspada Serangan Jantung Bisa Kapanpun Terjadi

Dilla Sufianita (Urbanasia Bandung),
sekitar 3 tahun yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Dialami Robby Sugara: Waspada Serangan Jantung Bisa Kapanpun Terjadi
Image: Ilustrasi serangan jantung. (Image: khn.org)

Urban Asia - Urbanreaders pasti baru tau kan dengan seorang artis bernama Robby Sugara?

Ya, mungkin sih bukan di zaman kalian lahir sih, tapi buat generasi sebelum millenial alias baby boomers nama Robby Sugara udah nggak asing lagi kan?

Nah, buat kalian yang belum tahu jadi Robby Sugara ini merupakan aktor kelahiran tahun 1951 ini selalu aktif di industri hiburan Indonesia.

Ia diketahui sudah membintangi puluhan film dan acara TV, juga menjadi model iklan.

Adapun film yang ia bintangi antara lain Wajah Tiga Perempuan, Lika-Liku Panasnya Cinta (1976); Nasib Si Miskin, Akibat Pergaulan Bebas (1977); Ratapan Anak Tiri 2, Petualangan Cinta (1978); Anna Maria (1979); Bukan Sandiwara, Ratapan Anak Tiri 2 (1980), Garuda Superhero (2015); Terjebak Nostalgia, Fabulous Udin (2016); dan yang paling baru adalah 3 Dara 2 yang rilis tahun 2018 dan Jangan Sendirian.

text

Sosok Robby Sugara semasa hidupnya. (Image: popspapua.com)

Selain film, Robby Sugara juga bermain di beberapa sinetron di antaranya Nyai Dasima, Jangan Pergi Dariku, Tersanjung dan D'Hijabers.

Namun hari ini, Robby Sugara telah berpulang karena serangan jantung.

Keluarga pun menyatakan kalau mendiang tidak punya riwayat penyakit jantung, hanya punya penyakit gula dan mengidap stroke ringan.

Jadi apa sebenarnya serangan jantung yang menjadi penyebab meninggalnya Robby ini, guys?

Mengutip dari Alodokter.com, serangan jantung terjadi akibat terhambatnya aliran darah ke otot jantung.

Penyebab utama kondisi ini adalah penyakit jantung koroner, yaitu tersumbatnya pembuluh darah yang memasok darah ke jantung (pembuluh darah koroner), akibat timbunan kolesterol yang membentuk plak di dinding pembuluh darah.

"Penyakit kardiovaskuler merupakan penyebab kematian nomor satu," kata Ova Emilia saat membuka Simposium Kardiologi "Atrial Fibrilation Awareness" di RS Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, dilansir dari Antaranews.

Kamu pun juga harus waspada karena serangan jantung juga punya gejala yang berbeda-beda.

Ada yang bisa dirasakan seperti sesak napas, nyeri dada, pusing dan keringat dingin. Namun, ada juga serangan jantung yang tidak ada gejalanya sama sekali dan dinamakan sudden cardiac arrest atau henti jantung mendadak.

Seperti namanya, jantung tiba-tiba berhenti berdetak dan membuat penderitanya hilang kesadaran dan behenti bernapas.

Udah pasti dong, momen ini menyebabkan kerusakan otak karena tidak ada suplai oksigen saat aliran darah terhenti.

Meski nggak ada gejala yang langsung dirasakan, sudden cardiac arrest punya gejala yang muncul beberapa minggu sebelumnya.

Gejalanya antara lain muntah, cepat lelah, nyeri dada, jantung berdebar dan sesak napas.

Namun pemeriksaan dokter jugalah yang bisa menentukan apakah seseorang bisa terserang sudden cardiac arrest atau tidak.

Untuk jantung koroner atau coronary heart disease, yang jadi penyebab serangan jantung, disebabkan oleh terhambatnya aliran darah ke jantung karena timbunan lemak.

Kalian sendiri wajib lho untuk mengontrol kadar kolesterol supaya menghambat risiko jantung koroner.

Hal ini juga berbarengan dengan gaya hidup sehat, membatasi asupan alkohol, menghindari tembakau, dan mengonsumsi makanan sehat dengan kadar gula dan garam yang tidak berlebihan.

Orang yang punya riwayat jantung koroner dan diabetes harus mengikuti rekomendasi dokter.

Setelah tahu apa itu serangan jantung dan penyebabnya, maka sebaiknya kita mulai menjaga pola makan dan gaya hidup.

Bila merasa ada yang tidak beres dengan tubuh kita, pergi ke dokter dan periksakan diri.(*)

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait