menu
user
URnews

Dua Penyebar Video Syur Mirip Artis GL Ditangkap, Sudah Untung Rp 75 Juta

Anisa Kurniasih,
sekitar 1 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Dua Penyebar Video Syur Mirip Artis GL Ditangkap, Sudah Untung Rp 75 Juta
Image: Konferensi pers Polres Metro Jakarta Barat terkait penangkapan penyebar video syur mirip artis GL, Senin (1/3/2021). (PMJ News)

Jakarta - Pengupload atau penyebar video syur mirip artis GL yang viral di media sosial akhirnya berhasil ditangkap anggota Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Jakarta Barat.

Kapolres Jakbar Kombes Pol Ady Wibowo mengungkapkan, tersangka penyebar video syur tersebut rupanya telah meraup keuntungan hingga Rp 75 juta dari komersialisasi konten. 

"Tersangka yang diamankan NK dan MSA," ungkap Kombes Ady dalam konferensi pers di Live Instagram @polres_jakbar, Senin (1/3/2021).

Ady menjelaskan, kedua tersangka melakukan aksinya dengan peran berbeda-beda. Adapun untuk tersangka NK merupakan seorang residivis dengan kasus yang sama.

"Tersangka NK mempunyai Twitter dengan followers sebanyak 10 ribu. Jadi, dia menjalankan aksinya demi meraup keuntungan dari jumlah follower," jelas Ady.

Kapolres Jakbar juga mengungkapkan, tersangka telah menjalankan aksinya selama 10 bulan.

"Adapun motifnya sama dengan NK, yaitu meraup keuntungan dari jumlah pengikut atau jumlah follower. Tersangka juga menjalankan aksinya selama 10 bulan dengan meraup keuntungan sebesar Rp 75 juta," sambungnya.

Sementara itu, tersangka MSA mempunyai website dengan jumlah follower sebanyak 14 ribu. Tersangka mengambil keuntungan dengan mencari member, apabila ada member dengan berbayar sekitar Rp 300 ribu.

Pihaknya di bawah pimpinan Kanit Krimsus AKP Fahmi Fiandri bersama anggota berhasil mengamankan tersangka NK ditangkap di wilayah Halimun Bandung Jawa Barat.

Sedangkan tersangka MSA ditangkap di daerah Trenggalek Jawa Timur. Pelaku sempat bersembunyi di dalam hutan.

Tersangka MSA mempunyai website dengan jumlah follower sebanyak 14 ribu. Tersangka mengambil keuntungan dengan mencari member, apabila ada member dengan berbayar sekitar Rp 300 ribu.

Kinian, dua tersangka tersebut ditahan di Mapolres Metro Jakarta Barat dan dijerat Undang-Undang 19 Tahun 2016 tentang ITE dan Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait