Banner Skinner Urfluencer
Banner Skinner Fomo
URnews

Dua Teror di Kediaman Kerabat Veronica Koman, Densus Duga Terkait Isu Papua

Shelly Lisdya,
26 hari yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Dua Teror di Kediaman Kerabat Veronica Koman, Densus Duga Terkait Isu Papua
Image: Veronica Koman (Foto: twitter.com/papua_satu)

Jakarta - Aktivis HAM, Veronica Koman mendapat serangan teror di dua rumah keluarganya pada Minggu (7/11/2021).

Kepala Satuan Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Joko Dwi Harsono menyatakan, dari informasi suara yang diduga ledakan tersebut terjadi di Jalan U Jelambar Baru, Jakarta Barat yang merupakan kediaman orang tua Veronica Koman.

"Menurut informasi rumah orang tuanya," katanya dikutip Antara, Senin (8/11/2021).

Baca Juga : Pemilik 'Diteror' Ribuan Panggilan, Netflix Bakal Hapus Nomor Telepon di 'Squid Game'

Pada Minggu sekitar pukul 10.26 WIB, teror pertama terjadi rumah orang tua Veronica Koman. Pada hari yang sama, terjadi juga teror di rumah kerabat Veronica Koman. Kala itu, ada pengemudi ojek online yang mengantar paket ke rumah kerabat Veronica Koman.

Sementara itu, Densus 88 Polri menduga ledakan di depan rumah orang tua Veronica Koman terkait dengan sikap Veronica soal Papua beberapa waktu lalu.

Densus 88 juga menduga ledakan tersebut merupakan upaya untuk menyampaikan pesan ancaman bagi penghuni rumah.

"Dari tambahan barang bukti yakni pesan tertulis itu menyebutkan masalah perbuatan Veronica Koman yang membela kelompok KKB di Papua yang ditemukan di garasi rumah orang tua Veronica Koman," ujar Kabag Bantuan Operasi Densus 88 Kombes Aswin Siregar kepada wartawan, Senin (8/11/2021).

Baca Juga : Alasan Teman atau Keluarga Ikut Diteror Penagih Utang Pinjol

"Diduga teror ini merupakan bentuk ancaman terhadap penghuni rumah terkait tindakan-tindakan Veronica Koman," lanjutnya. 

Tim Densus 88 pun sudah mendatangi lokasi ledakan dan mengumpulkan sejumlah informasi. Sayangnya Densus 88 belum dapat menyimpulkan ledakan tersebut apakah berasal dari bom.

"Kami belum dapat menyimpulkan bahwa benda yang mengeluarkan suara ledakan itu adalah bom, sebagaimana bahan-bahan bom yang biasa digunakan kelompok teror yang ada. Dari pantauan jaringan kelompok teror yang sudah kami monitor belum menunjukkan keterkaitan dengan peristiwa ini," ujar Aswin.

Baca Juga : Pesawat Kargo Smart Air Kecelakaan di Bandara Ilaga Papua, Pilot Tewas

Tim Densus 88 dan Polres Jakbar, dikatakan Aswin, masih terus menangani insiden ledakan di depan rumah orang tua Veronica Koman. 

"Kami masih menyelidiki hal ini. Meski ada bukti berupa surat di TKP yang menyebutkan hal tersebut, kami masih harus mengumpulkan bukti-bukti terkait hal ini," pungkasnya.

Hingga kini, polisi masih menyelidiki identitas penebar teror di rumah keluarga Veronica Koman. Polisi telah mengumpulkan barang bukti dan berkoordinasi dengan Pusat Laboratorium Forensik guna menyelidiki asal ledakan di rumah orangtua Veronica Koman.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait