Banner Skinner Urfluencer
Banner Skinner Fomo
URtainment

Eka Kurniawan Maafkan Netizen yang Kutip Perempuan Pelacur di Novelnya

Kintan Lestari,
13 hari yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Eka Kurniawan Maafkan Netizen yang Kutip Perempuan Pelacur di Novelnya
Image: Eka Kurniawan. Sumber: Ubud Writer & Reader Festival

Jakarta - Pemilik akun RM yang mempermasalahkan kutipan semua perempuan pelacur di novel 'Cantik Itu Luka' karya Eka Kurniawan akhirnya meminta maaf.

"@gnolbo assalamualaikum mas eka, maafkan saya telah menghina anda dan hasil karya anda 🙏🏼, maaf bila anda tersinggung, sy hny mengutip dr buku njenengan, sy merasa buku tersebut sgt tidak pantas utk presentasikan seorg wanita, sy sdh baca buku tsb cover to cover.," tulis RM di Twitternya, Minggu (10/10/2021). 

"… dn Maksud dr kutip tsb adl wanita2 pd waktu tempo dn tempat dimana cerita itu berada, sy khilaf dn marah saat itu krn pd bait tersebut tdk di cantumkan adanya keterangan spt itu hingga akhirnya yg mmbuat sy meledak2 Folded hands. Krn rasa tidak terima sy pd kalimat “semua perempuan”," lanjutnya lagi.

Dan sang penulis novel, Eka Kurniawan, mengaku memaafkan RM yang sempat marah dengan kutipannya di novel itu.

"Kemarahan Anda sangat wajar. Kita marah pada segala yang merendahkan. Yang terjadi pada Bung dan saya adalah urusan tak membaca kutipan itu dalam konteksnya, yang tentu bisa diperbaiki dg membaca dan bicara dg pikiran terbuka. Sehat selalu," balas penulis 'Cantik Itu Luka' tersebut.

Seperti diberitakan Urbanasia sebelumnya, Eka Kurniawan belum lama ini jadi perbincangan khalayak karena di dalam novel 'Cantik Itu Luka' ia menyebut semua perempuan pelacur.

Penyebutan perempuan pelacur itu dipermasalahkan seorang pengguna Twitter bernama RM. Dalam cuitannya pada 6 Oktober lalu, RM mengaku tak habis pikir dengan Eka Kurniawan yang merepresentasikan wanita sebagai pelacur.

"Yg nama nya eka kurniawan FIX GOSAH LU TEMENIN sp yg tau doi bacok aj ato geprek otaknya. Bisa2 cok merepresentasikk wanita sbg pelacur dan memakai kata “semua perempuan pelacur”. Dia keturunan lonte ibuknya neneknya mbaknya, adek cwenya, sodara2 cwe nya lonte semua bangsat!" cuit RM di Twitter yang mana cuitan tersebut sudah dihapus. 

Namun kekecewaan RM rupanya dipandang berbeda oleh orang lain. Banyak yang menilai kalau RM tidak paham konteks Eka Kurniawan di novelnya.

“Di sinilah pentingnya mengetahui konteks, juga betapa membaca buku setengah-setengah lebih berbahaya dari tidak membaca buku,” cuit Fiersa Besari.

Eka Kurniawan juga sempat menanggapi kekecewaan RM kala itu. Penulis novel sastra itu menyatakan kalau berbahaya orang-orang yang hanya mengutip satu dua kalimat dari novel.

"Bahaya baca buku, atau bahaya tidak membaca buku?" kata Eka Kurniawan di Twitter pada Rabu (6/10/2021).

 

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait