menu
user
URnews

Intensitas Siklon Tropis Seroja Meningkat, 4 Provinsi Ini Harus Waspada!

Nivita Saldyni,
8 hari yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Intensitas Siklon Tropis Seroja Meningkat, 4 Provinsi Ini Harus Waspada!
Image: Hasil analisa BMKG terhadap perkembangan Siklon Tropis Seroja di Indonesia, Kamis (8/4/2021). (Dok. BNPB)

 
English
 
   Translate message
Turn off for: Indonesian
 
 
 Jakarta - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) kembali mengeluarkan peringatan dini terkait prakiraan cuaca terbaru. Menurut prakiraan BMKG, Siklon Tropis Seroja diprediksi mengalami peningkatan dalam 24 jam ke depan dan berdampak kepada cuaca ekstrem di empat provinsi.

Empat provinsi tersebut adalah Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara Barat (NTB). Keempat provinsi ini berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai kilat atau petir dan angin kencang karena adanya peningkatan Siklon Tropis Seroja.

"Selain hujan lebat, gelombang setinggi 2.5 - 4.0 meter berpeluang terjadi di Perairan selatan Jawa, Samudra Hindia selatan Bali hingga Nusa Tenggara Timur. Kemudian tinggi Gelombang 4.0 - 6.0 meter berpeluang terjadi di Samudra Hindia selatan Jawa," kata Raditya Jati, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB secara tertulis, Kamis (8/4/2021).

Hasil analisa BMKG pada pukul 07.00 WIB, Kamis (8/4/2021) menyatakan posisi Siklon Tropis Seroja telah berada di Samudera Hindia sebelah selatan Bali atau 16.3 LS, 112.6 BT, atau sekitar 890 kilometer sebelah selatan-barat daya Denpasar.

Jika dilihat dari perkembangan arah geraknya, maka siklon tropis ini cenderung bergerak menuju ke barat-barat daya dengan kecepatan 16 knots atau 29 kilometer per jam menjauhi wilayah Indonesia.

"Adapun kekuatannya terpantau 40 knots atau 75 kilometer per jam dengan tekanan 995 hPa," imbuhnya.

Oleh karenanya BMKG memprediksi hingga pukul 07.00 WIB, Jumat (9/4/2021), posisi Siklon Tropis Seroja akan berada di Samudera Hindia sebelah selatan Bali. Tepatnya berada di 18.7 LS dan 110.4 BT, atau sekitar 1.120 kilometer sebelah selatan barat daya Denpasar. Siklon tropis yang kekuatannya diperkirakan akan mencapai 55 knots atau mencapai 100 kilometer per jam dengan tekanan 982 hPa itu dipastikan bakal menjauhi wilayah Indonesia.

"Melihat adanya hasil analisa dan prakiraan cuaca ekstrem dari BMKG tersebut, maka pemangku kebijakan di daerah diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dan mengambil tindakan yang dianggap perlu guna mitigasi dan pengurangan risiko bencana untuk ke depannya," kata Raditya.

"Selain itu, masyarakat juga diminta waspada dan dapat mengantisipasi segala sesuatu dalam kaitan potensi bencana yang dapat dipicu oleh faktor cuaca tersebut," tutupnya.

Untuk mengetahui perkembangan dan informasi prakiraan cuaca terkini, Urbanreaders bisa pantau aplikasi, akun media sosial , ataupun situs resmi BMKG. 

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait