beautydoozy skinner
urbanasia skinner
Beautydoozy

Istri Lebih Sukses dari Suami Bisa Picu Masalah? Ini Tanggapan Titi Radjo

Anisa Kurniasih,
15 November 2022 15.54.39 | Waktu baca 2 menit
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Istri Lebih Sukses dari Suami Bisa Picu Masalah? Ini Tanggapan Titi Radjo
Image: Titi Radjo Padmaja. (Instagram/@titiradjopadmaja)

Jakarta - Perempuan kini semakin punya banyak kesempatan berkarier bahkan berpeluang memiliki posisi bagus dalam bidang pekerjaan yang digelutinya. Dalam sebuah pernikahan, bahkan tak sedikit istri yang berhasil memiliki karier lebih tinggi dari suami, begitu pula dengan penghasilannya.

Hal itu pun kerap menjadi tantangan bagi para suami yang merasa tersaingi dan berat menerima realita bahwa sang istri bisa mendapatkan karier lebih baik dari suami yang bisa saja jadi salah satu penyebab pertengkaran. Menanggapi soal ini, Titi Radjo Padmaja yang berkecimpung di dunia entertainment mengaku tidak mempermasalahkannya, hanya saja perbedaan tersebut jangan sampai menyakiti perasaan suami.

"Menurutku sebagai perempuan ya nggak papa (kalau punya karier lebih bagus dari suami), seneng-seneng aja. Karier kita tinggi kan sebenarnya bisa membanggakan suami juga, karena kan suami pasti senang dong punya istri yang pintar, bisa mandiri, berkarier sendiri. Tapi kan nggak semuanya laki-laki bisa menerima itu," kata Titi.

Namun menurutnya, sebagian laki-laki terkadang akan merasa terintimidasi ketika sang istri kariernya lebih tinggi. Hal itu berkaitan dengan ‘pride’ laki-laki yang masih melekat bahwa keberadaannya harus selalu lebih tinggi di atas perempuan.

“Laki-laki kadang-kadang merasa pride dia jadi terganggu karena biasanya laki-laki yang di atas, yang lebih sukses, lebih banyak uang, dan sebagainya. Ketika istrinya melebihi dia, dia mungkin merasa bahwa fungsi dia sebagai laki-laki kok tidak seperti laki-laki pada umumnya," sambungnya lagi.

Meski demikian, menurut aktris 41 tahun itu, pemikiran soal pride adalah masalah dari laki-laki dan bukan perempuannya. Sehingga menurutnya supaya konflik terkait hal itu bisa diminimalisir, caranya dengan menjaga perasaan satu sama lain.

"Itu sebenarnya problem laki-lakinya sih, bukan perempuannya karena kita sebagai perempuan harus bangga dengan apa yang kita punya. Tapi kita harus mengerti juga kalau di dalam rumah tangga itu ada perasaan yang harus dijaga,” lanjut Titi.

Menurutnya, kalau karier perempuan lebih tinggi dari suami tetap tidak boleh sombong dan tidak boleh merendahkan suami.

“Nggak boleh merasa 'Ih gue bisa semuanya tanpa lo’. Pastinya itu akan menyakiti laki-laki. Jadi sama-sama harus menjaga," imbuhnya.

Maka dari itu, Titi juga menyarankan pentingnya komunikasi dalam rumah tangga agar tidak terjadi kesalahpahaman terutama soal kemauan istri yang tetap ingin berkarier. 

"Komunikasi yang diperlukan adalah bukan hanya sekedar ngomong aja tapi sebaiknya dari hati ke hati, kasih pengertian bahwa mungkin kebetulan Tuhan sedang memberi rezeki ke keluarga melalui istri juga," tutupnya.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait