Hot News

Surabaya - Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini meminta seluruh arek-arek Suroboyo tetap menjaga Kota Pahlawan sebagai kota yang aman dan kondusif. Salah satunya dengan tidak mudah terpengaruh oleh hoax.

“Betapa keamanan suatu kota dan individu itu sangat tinggi nilainya karena dengan aman, kita bisa beraktivitas dan mengerjakan semua pekerjaan dengan tenang,” kata Wali Risma di rumah dinasnya, Jumat (16/10/2020).

Menurutnya jika keamanan kota sudah terganggu, maka warga akan semakin sulit untuk beraktivitas. Kondisi yang tidak aman ini tentunya juga akan membuat warga semakin was-was untuk melakukan aktivitas di luar rumah.

“Oleh karena itu, saya mengajak kepada seluruh warga Kota Surabaya untuk selalu menjaga keamanan dan kondusifitas Surabaya,” pesannya.

Walikota perempuan pertama di Kota Surabaya ini juga mengajak warga untuk bergotong-royong, bersama dengan Pemkot Kota Surabaya untuk memutus rantai pandemi COVID-19. Sehingga segala keterbatasan di tengah pandemi ini bisa segera berakhir.

“Alhamdulillah, puji syukur kepada Tuhan saat ini sudah mulai baik. Namun kita masih harus tetap menjaga supaya kondisi ini semakin baik, sehingga kota ini bisa segera normal,” pungkasnya.

“Saya tahu kondisi ini sangat berbeda dibanding kondisi sebelumnya, banyak ajakan dan hoax yang mungkin akan sangat mempengaruhi kita, makanya saya berharap mari kita hati-hati di dalam mengambil keputusan, karena apapun itu bisa berdampak pada kita, keluarga dan saudara-saudara kita yang ada di Surabaya,” lanjut Risma.

Oleh karena itu, sekali lagi ia mengajak kepada seluruh warga untuk bersama-sama membantu menjaga kondusifitas Kota Surabaya dengan tidak mudah percaya kepada ajaka-ajakan atau hoax yang dapat mempengaruhi perilaku berkehidupan di Kota Surabaya.

“Jangan sampai kita kisruh atau pun merusak hingga bisa mengganggu aktivitas dan pola pikir kita, karena tentunya kondisi ini tidak akan nyaman, sebab berpengaruh pada perasaan dan emosi kita,” pesannya.

Ia pun berharap dan meminta arek-arek Suroboyo agar tidak ikut-ikutan hal-hal yang belum seharusnya mereka mengerti. Menurutnya, ada saatnya kelak anak-anak itu mengerti dan paham pada hal tersebut, sehingga saat itulah mereka baru bisa mengambil keputusan.

“Tapi untuk saat ini, tolong dijaga dan diawasi anak-anak kita, yang sekaligus anak-anak saya juga. Jangan sampai ikut-ikutan yang nantinya seumur hidup mereka, dia ingat. Mereka harus dilindungi, harus dijaga supaya mereka berkehidupan normal dan tidak berpikir di luar kemampuan mereka,” tegasnya.

Untuk itu, ia mengajak Urbanreaders khususnya yang ada di Surabaya untuk bersatu dan bersama-sama menjaga kondusifitas Kota Surabaya. Sebab dengan bersatu, menurut Risma kita akan semakin sulit untuk dirobohkan dan dengan bersatu, kita akan memiliki kekuatan besar untuk membangun Kota Surabaya.

“Ini semua untuk menjadikan kota ini lebih maju lagi dan warganya lebih sejahtera lagi. Apa itu mungkin? Semuanya mungkin bagi Tuhan, tidak ada yang tidak mungkin bagi Tuhan asal kita mau. Jadi, ayo kita tetap semangat, jaga kesatuan dan kekompakan kita, tidak mudah terpengaruh hoax supaya Surabaya lebih baik lagi ke depannya, terimakasih,” tutup Risma.

Komentar

Loading ..