Banner Skinner Urfluencer
Banner Skinner Fomo
URnews

Masyarakat Diminta Lapor Bila Ada Pelanggaran soal Harga Tes PCR Baru

Kintan Lestari,
2 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Masyarakat Diminta Lapor Bila Ada Pelanggaran soal Harga Tes PCR Baru
Image: Tes pemeriksaan swab antigen COVID-19 (Ilustrasi BNPB)

Jakarta - Pemerintah baru-baru ini mengubah biaya pemeriksaan Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) di seluruh wilayah Indonesia menjadi Rp 495.000 di Jawa-Bali dan Rp 525.000 di luar Jawa-Bali.

Perubahan tarif tes PCR tersebut berlaku mulai 17 Agustus 2021 melalui Surat Edaran Kementerian Kesehatan Nomor HK.02.02/I/2845/2021. 

“Penyesuaian ini dilakukan untuk mempermudah akses masyarakat mendapatkan tes PCR. Semakin banyak yang melakukan tes, maka semakin cepat penularan virus dapat ditekan. Sehingga, semakin optimal pula penanganan COVID-19. Jadi, ini dari kita, oleh kita, dan untuk perlindungan kita semua,” tutur Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate.

Maka dari itu, ia mengimbau seluruh pihak untuk berkolaborasi bersama untuk mengaplikasikan aturan baru ini dengan baik.

“Pemerintah sebagai pengambil kebijakan tidak bisa bekerja sendirian. Kita memerlukan kerja sama dari para pelaksana kebijakan, dalam hal ini fasyankes atau klinik yang menawarkan layanan tes PCR.  Kemudian, fungsi pengawasan yang dapat dilakukan bersama-sama, baik oleh pemerintah, aparat  penegak hukum, maupun masyarakat,” tegas Johnny.

Agar implementasinya berlangsung baik, pemerintah meminta seluruh Dinas Kesehatan Provinsi hingga Kabupaten/Kota untuk mengawasi ketat implementasi tersebut. Pemerintah juga bermitra dengan Polri untuk memantau implementasi SE tersebut di setiap daerah. 

Johnny juga mengajak masyarakat untuk melaporkan setiap potensi pelanggaran yang terjadi di lapangan. 

“Lebih lanjut, kami harapkan partisipasi aktif masyarakat sebagai pengguna, untuk ikut mengawasi penerapan batas tarif harga PCR yang baru. Warga dapat melaporkan kepada aparat penegak hukum jika menemukan pelanggaran,” ujarnya. 

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait