menu
user
URtech

Mengenal Foculance, Aplikasi Penyeimbang Waktu Belajar Karya Mahasiswa ITS

Nivita Saldyni,
lebih dari 1 tahun yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Mengenal Foculance, Aplikasi Penyeimbang Waktu Belajar Karya Mahasiswa ITS
Image: Dua mahasiswa ITS ciptakan aplikasi pengatur waktu bermain sosmed (Humas ITS)

Surabaya - Pernah nggak sih merasa malas belajar akibat kelamaan main gadget? Akibatnya banyak tugas yang terbengkalai dan bikin kita nggak fokus belajar.

Yup, memang seiring berkembangnya zaman, segala hal makin mudah diakses dengan teknologi. Mulai dari nggak bisa lepas dari media sosial sampai kecanduan game menjadi salah satu hal buruk yang datang dari kemudahan teknologi juga.

Menanggapi fenomena ini, dua mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) punya solusinya. Mereka adalah Yusuf Umar Hanafi dan Aufa Nabil Amiri.

Keduanya telah berhasil mengembangkan sebuah aplikasi pengatur waktu akses internet berbasis kuis yang diberi nama Foculance.

Yusuf dan Nabil mengaku aplikasi ini terinspirasi dari perilaku anak jaman now yang susah lepas dari gadgetnya. Alhasil tercetuslah ide membuat aplikasi pengatur waktu akses internet ini.

Baca Juga: Sestyc, Media Sosial Asli Indonesia Fitur Lengkap

Aplikasi ini cukup unik karena ia menggunakan kuis dalam membatasi pengaturan waktu akses internet. Sehingga kamu bisa memainkan gadget tanpa lupa untuk mengimbangi dengan belajar. Keren kan?

Yup, memang perilaku anak jaman now yang susah lepas dari gadget menjadi inspirasi Yusuf mengembangkan aplikasi ini.

"Saat itu saya mengerjakan tugas di warkop, anak-anak sekolah asik memakai wi-fi untuk main game," kata Yusuf.

Memang kecanduan gadget tak mengenal usia, dari anak-anak hingga remaja, bahkan orang dewasa juga semua bisa kena.

Dari hasil pengamatannya ia menilai, mayoritas anak-anak, mulai pelajar SD hingga SMA ini memakai gadget untuk bermain game online dan menonton video.

Upaya Yusuf dan Nabil dalam merespon masalah ini dilakukan bukan hanya untuk sang anak aja lho tapi juga bagi para orang tua.

Untuk itu, mereka pun mengembangkan dua jenis aplikasi, yakni Foculance for Children dan Foculance for Parents. Sehingga perangkat ini akan saling terhubung antara anak dan orang tua.

Cara kerja Foculance pun mudah, hanya dengan membatasi waktu akses pada aplikasi Foculance for Children dengan menggunakan timer yang batasan waktunya sudah ditentukan oleh orang tua melalui Foculance for Parents.

Jadi secara otomatis, ketika waktu akses sudah habis maka aplikasi yang sedang dijalankan akan berhenti.

"Akan muncul pilihan untuk berhenti yang itu berarti keluar dari aplikasi dan tidak memainkan ponsel, atau menjawab kuis," kata Yusuf.

Kuis yang tersedia dirancang dalam tiga kategori, mulai dari easy, medium, hingga hard. Tambahan waktu akses yang diberikan pun berbeda, masing-masing 30 detik, satu menit, dan dua menit.

Untuk dapat menjawab kuis tersebut, para penggunanya tidak dibatasi waktu untuk dapat menjawab kuis tersebut.

Melalui kuis ini, Yusuf berharap para pengguna Foculance for Children dapat mengeksplor jawaban soal tersebut melalui berbagai cara, mulai dari membaca buku atau bertanya dan berinteraksi dengan orang di sekitar.

Baca Juga: Buru-buru Uninstall! Aplikasi Ini Bisa Bobol Uang Kamu

Karya inovatif mereka berdua ini berhasil mendapatkan medali perunggu kategori Pengembangan Perangkat Lunak pada Pagelaran Mahasiswa Nasional Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (GemasTIK) ke 12 tahun 2019.

Kini, fitur pengatur waktu akses aplikasi dan kuis sudah bisa diakses. Kedepannya, mereka ingin mengembangkan fitur-fitur dasar dari Foculance.

"Saat ini, kami berfokus pada pengembangan Foculance, tiap perkembangannya akan terus diikutkan di kompetisi selanjutnya," kata Yusuf.(*)

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait