menu
user
URnews

Mensos: Bantuan Pemerintah Sia-sia Jika Masyarakat Tidak Disiplin

Nivita Saldyni,
sekitar 1 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Mensos: Bantuan Pemerintah Sia-sia Jika Masyarakat Tidak Disiplin
Image: Menteri Sosial, Tri Rismaharini. (Dok. Kemensos)

Jakarta - Urbanreaders tentu sudah tahu kalau pemerintah melalui Kementerian Sosial telah memberikan bantuan kepada masyarakat lewat berbagai program dalam menanggulangi kemiskinan di masa pandemi COVID-19.

Untuk mendukung itu, Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini minta masyarakat mendukung langkah pemerintah itu.

Dalam Rapat Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana (Rakornas PB) Badan Nasional Penanggulangan Bencana  (BNPB) di Jakarta, Selasa (9/3/2021) lalu, Risma meminta masyarakat turut aktif berpartisipasi mendukung upaya pemerintah dalam memutus rantai penularan COVID-19.

Caranya, dengan mengikuti aturan yang telah ditetapkan, seperti mematuhi protokol kesehatan serta mendukung dan menyukseskan program vaksinasi.

Menurut Risma, jika berbagai bantuan mulai dari Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non-Tunai, Bantuan Sosial (Bansos) dan lainnya ini tak diimbangi dengan kepatuhan masyarakat, maka upaya pemerintah akan sia-sia.

"Apabila kita tidak bisa menjaga semuanya itu. Apalagi kalau kemudian ada yang tidak mau divaksin, maka semua uang yang sudah kita gelontorkan menjadi sia-sia," kata Risma, dikutip dari rilis resminya, Rabu (10/3/2021).

Apalagi dengan kondisi pandemi yang telah berjalan lebih dari satu tahun ini, Risma mengaku dampaknya sangat terasa dan membuat angka kemiskinan menjadi lebih berat.

Menurutnya hal ini terjadi karena pengeluaran masyarakat yang turut meningkat, khusunya dalam memenuhi kebutuhan lain untuk kehidupan sehari-hari, seperti kebutuhan alat pelindung diri untuk mencegah penularan COVID-19, akses internet, dan lainnya.

Namun sebenarnya Risma sendiri menilai bahwa pandemi telah mengajarkan masyarakat untuk disiplin, peduli kebersihan dan kesehatan, hingga mencoba hal baru seperti pembelajaran formal melalui media daring.

Bahkan tak sedikit juga usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) berbasis online yang kian berkembangnya di tengah pandemi.

Untuk itu, mantan Walikota Surabaya ini mengajak kita semua lebih optimis memerangi penularan virus SARS-CoV-2 ini. Sehingga tak melulu melihat dampak buruk dari pandemi COVID-19 saja.

"Mari kita tidak berkecil hati. Semangat terus, berjuang terus. Kita buktikan bahwa kita adalah bangsa yang bisa dihargai karena kita disiplin dan kita menjaga protokol dengan ketat," tutupnya.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait