Banner Skinner Urfluencer
Banner Skinner Fomo
URnews

Mulai Hari Ini, Indonesia Tutup Pintu Masuk WNA dari 14 Negara

Nivita Saldyni,
19 hari yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Mulai Hari Ini, Indonesia Tutup Pintu Masuk WNA dari 14 Negara
Image: Ilustrasi Turis di Bandara Ngurah Rai Bali. (Instagram @baliairport)

Jakarta - Pemerintah Indonesia mulai menutup pintu masuk bagi warga negara asing (WNA) dari 14 negara pada hari ini, Jumat (7/1/2022). Penutupan ini dilakukan sementara sebagai upaya untuk mencegah penyebaran virus COVID-19 Omicron di Tanah Air.

Ketentuan itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Nomor 1 Tahun 2022 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Luar Negeri pada Masa Pandemi COVID-19 yang ditandatangani oleh Ketua Satgas Suharyanto pada 4 Januari 2022.

Berikut daftar 14 negara yang warganya dilarang masuk Indonesia mulai Jumat (7/1/2022):

1. Afrika Selatan

2. Botswana

3. Norwegia

4. Perancis

5. Angola

6. Zambia

7. Zimbabwe

8. Malawi

9. Mozambique

10. Namibia

11. Eswatini

12. Lesotho

13. Inggris

14. Denmark

Berdasarkan SE tersebut, ada sejumlah alasan mengapa WNA dari negara-negara itu dilarang masuk Indonesia untuk sementara. Pertama ada Afrika Selatan, Botswana, Norwegia, dan Prancis yang masuk daftar karena telah mengonfirmasi status transmisi varian Omicron di tingkat komunitas.

Kedua, ada delapan negara yang secara geografis berada di dekat negara dengan kasus transmisi komunitas. Negara itu adalah Angola, Zambia, Zimbabwe, Malawi, Mozambique, Namibia, Eswatini, dan Lesotho.

Ketiga, Inggris dan Denmark yang jumlah kasus infeksi COVID-19 varian Omicron-nya sudah lebih dari 10.000 kasus. Untuk itu, WNA yang pernah tinggal dan/atau mengunjungi dua negara itu dalam kurun waktu 14 hari terakhir dilarang masuk Indonesia.

Dalam SE tersebut, Suharyanto mengatakan bahwa Pemerintah Indonesia memberlakukan pengecualian kepada WNA yang memenuhi kriteria berikut:

- Tidak memiliki riwayat perjalanan dan/atau tinggal dalam kurun waktu empat belas hari dari negara/wilayah yang masuk daftar tersebut;

- Sesuai ketentuan dalam Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Permenkumham) Nomor 34 Tahun 2021 tentang Pemberian Visa dan Izin Tinggal Keimigrasian dalam Masa Penanganan Penyebaran Coronavirus Disease 2019 dan Pemulihan Ekonomi Nasional;

- Sesuai skema perjanjian (bilateral), seperti travel corridor arrangement (TCA); dan/atau

- Mendapatkan pertimbangan/izin khusus secara tertulis dari kementerian/lembaga (K/L).

“Seluruh pelaku perjalanan luar negeri, baik yang berstatus WNI maupun WNA, harus mengikuti ketentuan persyaratan (perjalanan luar negeri),” tegas Suharyanto seperti dikutip Urbanasia pada Jumat (7/1/2022).

Pada hari yang sama, Satgas juga telah menetapkan sembilan pintu masuk yang dibuka untuk WNI pelaku perjalanan luar negeri. Hal itu tertuang dalam SE Satgas COVID-19 Nomor 2 Tahun 2022 tentang Pintu Masuk (Entry Point), Tempat Karantina, dan Kewajiban RT-PCR bagi WNI Pelaku Perjalanan Luar Negeri. Dalam SE tersebut, pemerintah telah menetapkan ada sembilan pintu masuk yang dibuka untuk WNI pelaku perjalanan luar negeri.

Pintu masuk itu di antaranya Bandara Soekarno Hatta (Soetta), Bandara Juanda, Bandara Sam Ratulangi, Pelabuhan Batam, Pelabuhan Tanjungpinang, Pelabuhan Nunukan, Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Aruk, PLBN Entikong, dan PLBN Motaain.

“Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditandatangani sampai dengan 31 Desember 2022, dengan ketentuan apabila di kemudian hari terdapat kekeliruan akan dilakukan perbaikan sebagaimana mestinya,” pungkasnya.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait