Banner Skinner Urfluencer
Banner Skinner Fomo
URsport

Pelatih Ganda Putri Eng Hian: Dulu Perunggu, Kini Emas

Rezki Maulana,
3 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Pelatih Ganda Putri Eng Hian: Dulu Perunggu, Kini Emas
Image: Eng Hian dulu raih perunggu sebagai pemain, emas sebagai pelatih (ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN)

Tokyo - Pelatih ganda putri Eng Hian sukses membawa Greysia Polii/Apriyani Rahayu meraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020. Ini melengkapi torehannya semasa jadi pemain di ajang yang sama.

Greysia/Apriyani bukan unggulan di cabor bulutangkis ini, karena mereka cuma berperingkat delapan dunia. Tapi, Greysia/Apriyani mematahkan segala keraguan yang ada dan malah melaju kencang ke partai puncak tanpa terkalahkan.

Ketika harus berhadapan dengan unggulan kedua atas China, Chen Qing Chen/Jia Yi Fan di Musashino Forest Sport Plaza, Senin (2/8/2021) siang WIB, Greysia/Apriyani tidak gentar dan malah mampu menang dua gim langsung, 21-19 dan 21-15.

Hasil tersebut membuat Greysia/Apriyani merengkuh medali emas pertama Indonesia di nomor ganda putri. Keberhasilan tersebut tak lepas dari kerja Eng Hian sebagai pelatih.

Ditunjuk pada 2013 untuk menangani sektor ganda putri, Eng Hian yang mencetuskan duet Greysia dengan Apriyani pada 2017 ketika Nitya Krishinda Maheswari mengalami cedera lutut, yang memaksanya pensiun dini.

Padahal Greysia/Nitya adalah pasangan serasi saat itu dengan torehan medali emas Asian Games 2014. Empat tahun berselang keputusan Eng Hian itu berbuah manis saat Greysia/Apriyani meraih emas Olimpiade.

Ini jadi pencapaian terbaik Eng Hian yang sempat melatih di Singapura pada 2007 hingga 2013. Kala itu Eng Hian yang kini berusia 44 sukses mempersembahkan gelar super series pertama Negeri Singa sebelum kembali ke Tanah Air, untuk mendirikan akademi bulutangkis.

Ketenangan, intelejensia, dan sikap kebapakan Eng Hian sedikit banyak mempengaruhi performa Greysia/Apriyani di lapangan. Eng Hian pun menyempurnakan kariernya di Olimpiade sebagai pemain dan pelatih.

Saat masih jadi pemain, Eng Hian meraih medali perunggu Olimpiade 2004 Athena di nomor ganda putra bersama Flandy Limpele. Nah, Limpele pun di Tokyo 2020 ini juga turun membesut ganda Malaysia Aaron Chia/Soh Wooi Yik.

Chia/Soh dibawanya menaklukkan dua ganda terbaik Indonesia, yakni Kevin Sanjaya/Marcus Fernaldi Gideon di perempatfinal dan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan di perebutan medali perunggu.

Mantap, Eng Hian!

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait