beautydoozy skinner
urbanasia skinner
URtainment

Penampakan Manajer BCL Pakai Baju Tahanan Usai Berstatus Tersangka

Shelly Lisdya,
sekitar 2 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Penampakan Manajer BCL Pakai Baju Tahanan Usai Berstatus Tersangka
Image: Manajer BCL, MID resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus penyalahgunaan psikotropika di Polres Jakarta Barat. (PMJ)

Jakarta - Manajer Bunga Citra Lestari (BCL), Muhammad Ikhsan Doddyansyah (MID) resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus penyalahgunaan psikotropika oleh Polres Metro Jakarta Barat.

Potret Doddy atau MID memakai baju tahanan usai ditetapkan menjadi tersangka menjadi sorotan. 

Doddy tampak menggunakan baju tahanan warna oranye dan wajahnya terlihat lesu. Ia juga menggunakan kaca mata dan masker warna putih. Penampilan Doddy justru berbanding terbalik saat menemani sang artis mengisi acara.

Sebelum ditampilkan ke publik, MID sempat menjalani pemeriksaan kesehatan. Selain itu polisi juga menampilkan tersangka lain berinisial R.

"Kami baru melakukan pemeriksaan terhadap dua tersangka ini, Doddy mengaku memakai (psikotropika) satu tahun lalu," ungkap Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes E Zulpan, Senin (8/8/22).

Zulpan menambahkan, MID mengaku BCL tak mengetahui kegiatannya menggunakan psikotropika setahun terakhir.

Hingga kini, polisi juga belum dapat memastikan keterkaitan sang penyanyi dalam kasus tersebut.

"Dia ngaku juga sang artis tidak tahu kalau dia pakai itu, kata Kapolres tak menutup kemungkinan kalau ada keterkaitan akan segera kami usut," ujar Zulpan.

Sebelumnya, Unit 3 Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Barat di bawah pimpinan kanit 3 AKP Laksamana melakukan penangkapan terhadap manajer BCL.

Polisi mengamankan MID yang sedang memiliki tujuh butir obat penenang jenis alprazolam.

“Ditemukan yang bersangkutan tujuh butir psikotropika gol empat tanpa resep dokter,” kata Akmal di Mapolres Jakarta Barat, Sabtu.

Dalam penangkapan tersebut, MID kooperatif termasuk saat memberikan informasi terkait penyimpanan barang haram tersebut.

“(Hasil tes urine) positif benzo,” jelas Akmal.

Atas kasus penyalahgunaan ini, MID terancam dikenakan Pasal 112 UU no 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait