Banner Skinner Urfluencer
Banner Skinner Fomo
URnews

Peneliti Ungkap Pentingnya Riset Humaniora dalam Penanganan COVID-19

Alwin Jalliyani,
sekitar 1 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Peneliti Ungkap Pentingnya Riset Humaniora dalam Penanganan COVID-19
Image: Ilustrasi COVID-19. (Pixabay)

Jakarta - Knowledge Sector Initiative (KSI) dan Change melaksanakan diskusi ke-36 dengan tema ‘Bagaimana Ilmu Sosial Humaniora dapat Melindungi Kelompok Rentan Akibat Pandemi COVID-19’. Diskusi tersebut digelar secara virtual pada Selasa (21/9/2021).

Terpuruknya kelompok rentan akibat pandemi COVID-19 menjadi alasan digelarnya diskusi tersebut. Hal ini sejalan dengan yang disampaikan Ketua Akademi Ilmuwan Muda Indonesia (ALMI), Sri Fatmawati.

“Pandemi memberi dampak yang berbeda-beda, terutama bagi kelompok rentan. Mereka sering kali terlupakan dalam pelayanan maupun kebijakan. Di sinilah ilmu sosial hadir memeriksa berbagai aspek yang mungkin dilakukan oleh pembuat kebijakan dan memberikan jawaban untuk mengurangi berbagai ketimpangan sosial,” ujar Ira.

Peneliti Ekonomi di Universitas Indonesia, Teguh Dartanto memaparkan bahwa penyusunan kebijakan di Indonesia kerap kali hanya melihat aspek ekonomi. Padahal, pendekatan sosial humaniora diperlukan untuk memetakan kelompok rentan yang belum terbantu.

Melengkapi pandangan Teguh, peneliti kesehatan Universitas Hasanudin, Sudirman Nasir menilai riset sosial humaniora sebagai pelengkap ilmu kedokteran.

“Riset sosial humaniora dapat melengkapi ilmu kedokteran yang biasanya lebih banyak terobsesi pada faktor-faktor sebab-akibat. Lebih lanjut, ilmu sosial dapat memetakan dampak COVID-19 secara menyeluruh serta melihat kelompok rentan sebagai agen yang sangat aktif dalam kondisi pandemi,” tutur Nasir.

Menurut Nasir, pemahaman tentang kerentanan sosial bisa membantu pemerintah menentukan kebijakan afirmasi dan solusi yang tepat sasaran.

“Pemahaman terhadap jenis kerentanan sosial dapat meningkat dan membantu pemerintah dalam menentukan kebijakan afirmasi ataupun solusi tepat sasaran untuk dapat menjangkau kelompok rentan lebih dekat selama masa pandemi,” ungkapnya. 

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait