Banner Skinner Urfluencer
Banner Skinner Fomo
URnews

Pengertian SWOT dan Cara Analisisnya

Elga Nurmutia,
sekitar 1 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Pengertian SWOT dan Cara Analisisnya
Image: Ilustrasi SWOT. (Freepik/rawpixel.com)

Jakarta - Analisis SWOT sudah tidak asing lagi bagi sejumlah orang. Analisis SWOT merupakan alat yang begitu sederhana, akan tetapi dapat membantu kamu dalam mengembangkan strategi bisnis ataupun perusahaan agar lebih baik lagi

Kali ini, Urbanasia akan membagikan pengertian analisis SWOT dengan cara analisisnya, Jumat (15/10/20201), sebagai berikut.

Pengertian Analisis SWOT

SWOT merupakan sebuah singkatan dari Strengths (kekuatan), Weaknesses (kelemahan), Opportunities (peluang), dan juga Threats (ancaman). 

Analisis SWOT ini berupaya untuk mengelola kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman utama kamu secara terorganisir dan biasanya dibuat dalam bentuk sederhana. 

Strengths (kekuatan) dan Weaknesses (kelemahan) ini asalnya dari internal perusahaan mu. Lalu, ada sesuatu hal yang perlu dikontrol dan juga dapat berubah.  

Sedangkan, Opportunities (peluang) dan Threats (ancaman) merupakan hal eksternal yang dapat memberikan pengaruh bisnis atau suatu hal yang terjadi di luar perusahaanmu dalam pasar yang jauh lebih besar.

Kamu juga bisa memanfaatkan peluang dan juga melindungi dari ancaman, akan tetapi kamu tidak dapat mengubahnya hal tersebut.

Siapa saja  yang memerlukan analisis SWOT?

Analisis SWOT agar efektif bisa dilakukan oleh pendiri dan pemimpin perusahaan serta perlu terlibat secara menyeluruh. Karena, hal tersebut bukanlah hal yang dapat dialihkan kepada orang yang lainnya.

Bagi seorang pemula, analisis SWOT merupakan bagian dari proses perencanaan bisnis. Hal tersebut akan membantu dalam menyusun strategi untuk memulai langkah yang tepat dan mengetahui tujuannya.

Cara melakukan analisis SWOT yang benar

Dalam melakukan analisis SWOT, dibutuhnkan agar mampu menjabarkan empat komponen, yaitu kekuatan (strength), kelemahan (weakness), peluang (opportunity), dan ancaman (threats).

Kemudian, yang perlu dilakukan, yakni membuat strategi melalui analisis tersebut. Lalu, hasil analisis kekuatan bermanfaat agar membuat perusahaannya lebih menonjol.

Adapun, analisis kelemahan yang dapat mencegah perusahaan mengalami suatu kerugian. 

Lalu, hasil analisis peluang bermanfaat untuk melihat kesempatan yang ada. 

Sementara itu, hasil analisis ancaman berfungsi mengatasi hambatan yang sedang terjadi.

Nah, itu dia informasi yang dapat Urbanasia sampaikan. Semoga bermanfaat!

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait