beautydoozy skinner
urbanasia skinner
URnews

Penyerahan Berkas Tahap II Rampung, 3 Tersangka Viral Blast Segera Disidang

Ahmad Sidik,
3 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Penyerahan Berkas Tahap II Rampung, 3 Tersangka Viral Blast Segera Disidang
Image: Sejumlah barang bukti dalam kasus robot trading Viral Blast. (Antara)

Jakarta - Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri telah melimpahkan berkas tahap II terhadap tiga tersangka kasus dugaan penipuan investasi robot trading Viral Blast kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU). Dengan demikian, 3 tersangka itu akan segera menjalani persidangan.

"Penyidik melaksanakan tahap II penyerahan tersangka dan barang bukti perkara robot trading Viral Blast kepada JPU pada Jumat (17/6)," kata Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Divisi Humas Polri Kombes Gatot Repli Handoko, mengutip laman Antara, Senin (20/6/2022).

Ketiga tersangka tersebut, yaitu Zainal Hudha Purnama (ZHP), Minggus Umboh (MU), dan Rizky Puguh Wibowo (RPW).

Pelimpahan berkas tahap II dilakukan secara virtual oleh perwakilan dari Kejaksaan Agung (Kejagung) dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya.

"Penyerahan dilaksanakan dengan terlebih dahulu mengeluarkan tahanan terhadap para tersangka, lalu dilanjutkan dengan penahanan para tersangka oleh Kejari Surabaya," tuturnya.

Sementara itu, penahanan ketiga tersangka akan tetap dilakukan di Rumah Tahanan (Rutan) Bareskrim Polri. Dalam perkara ini, penyidik Bareskrim Polri telah menetapkan empat orang sebagai tersangka, yakni Rizky Puguh Wibowo, Minggus Umboh, Zainal Hudha Purnama, dan Putra Wibowo.

Tersangka Zainal Hudha Purnama, yang diketahui merupakan manajer klub sepak bola Madura United, telah bekerja sama dengan sejumlah pihak sponsor dengan sejumlah klub sepak bola lain. 

Penyidik menduga ada aliran dana dari tersangka Zainal ke sejumlah klub sepak bola tersebut. Penyidik telah menyita aset tersangka Zainal berupa uang senilai Rp 1,5 miliar dari Persija Jakarta, Madura United, dan Bhayangkara FC. 

Penyidik juga menyita satu unit rumah milik tersangka Minggus Umboh dan satu unit rumah milik tersangka Zainal Hudha Purnama, dengan nilai Rp15 miliar. Aset tersebut diduga merupakan hasil penipuan modus robot trading petinggi PT Trust Global Karya atau Viral Blast.

Kemudian, penyidik juga telah menggeledah Apartemen One Icon Residence di Surabaya, Jawa Timur, unit 5305-5306, yang merupakan milik tersangka Putra Wibowo selaku pendiri Viral Blast. Selain itu, penyidik telah menggeledah Kantor PT Trust Global di Royal Residence Surabaya

Sebagai informasi, PT Trust Global Karya memasarkan produk e-book kepada para anggotanya dengan embel-embel pembelajaran trading. Anggota yang bergabung diharuskan menyetor sejumlah uang sesuai paket yang ditawarkan untuk membeli e-book tersebut. Bonus yang dijanjikan setiap merekrut anggota baru sebesar 10 persen

Uang hasil penjualan tersebut kemudian dimasukkan ke dalam rekening exchanger yang telah ditunjuk, untuk kemudian didistribusikan kepada pengurus aplikasi tersebut. Kasus Robot Trading Viral Blast merugikan sekitar 12.000 anggotanya dengan nilai mencapai Rp 1,2 triliun.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait