beautydoozy skinner
urbanasia skinner
URnews

Program 'Dandan Omah' Sudah Perbaiki 300 Rumah, Eri: Target 900 Unit

Nivita Saldyni,
sekitar 2 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Program 'Dandan Omah' Sudah Perbaiki 300 Rumah, Eri: Target 900 Unit
Image: Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengunjungi rumah Dayat Jatmiko, salah satu penerima manfaat program Dandan Omah, Rabu (10/8/2022). (Dok. Humas Pemkot Surabaya)

Surabaya - Perjalanan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mencapai target program Dandan Omah atau Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) masih panjang. Hingga saat ini, dari target 900 rumah sudah ada 300 rumah yang berhasil diperbaiki.

“Program ini total yang kita kerjakan untuk tahun ini ada 900 unit, tapi yang sudah selesai sekitar 300 unit," ujar Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi lewat keterangannya, Kamis (11/8/2022).

Eri menilai keberhasilan program ini nantinya bukan soal angka. Sebab menurutnya, target lain dari program ini adalah harus bisa memperbaiki pendapatan warga Surabaya.

“Warga tidak bisa memperbaiki rumah karena belum mendapatkan pendapatan yang mencukupi, berarti masuk MBR. Dan kami memberikan lapangan pekerjaan untuk berusaha, setelah itu dia memperbaiki sendiri," jelasnya.

Lewat program ini, Eri menyebut pihaknya memilih kampung di kawasan Jalan Tandes Kidul Kota Surabaya sebagai kampung percontohan. Hal ini dilakukan seiring dengan langkah strategis untuk menuntaskan MBR di kampung tersebut. Rencananya, program percontohan ini baru akan dilaksanakan hingga empat bulan mendatang.

“Kami harus mengetahui dalam satu kampung ini ada berapa KK dan berapa yang masuk dalam kategori MBR. Setelah itu, MBR kami berikan kegiatan usaha agar dia bisa mendapatkan penghasilan lebih dari Rp 4 juta per bulan. Warga non kategori MBR yang membutuhkan pekerjaan juga akan dikolaborasikan melalui program percontohan ini,” ungkap dia.

Salah satu warga yang sudah bisa menikmati hasil program ini adalah Dayat Jatmiko (44). Warga Tandes Kidul ini mengaku senang menjadi salah satu warga yang terbantu lewat program ini.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait