menu
user
Banner Skinner Urfluencer
Banner Skinner Fomo
URsport

Punya Saham di Perusahaan Judi, Ibrahimovic Terancam Sanksi Berat

Rezki Maulana,
16 hari yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Punya Saham di Perusahaan Judi, Ibrahimovic Terancam Sanksi Berat
Image: Zlatan Ibrahimovic terancam sanksi karena punya saham di perusahaan judi. (Instagram @iamzlatanibrahimovic)

Nyon - Zlatan Ibrahimovic lagi apes belakangan ini. Selain AC Milan yang lagi memble, Ibrahimovic terancam hukuman berat karena kepemilikan saham di perusahaan judi. Duh!

Ibrahimovic lagi kurang oke justru setelah kontraknya diperpanjang oleh Milan untuk semusim ke depan. Dia cuma bikin tiga gol dalam tiga bulan terakhir karena kerap diganggu cedera.

Imbasnya performa Milan menurun dan kini terlempar dari empat besar. Selain soal performanya yang memburuk, Ibrahimovic juga dihadapkan dengan persoalan lainnya.

Pemain asal Swedia itu dikabarkan memiliki saham 10 persen di Gameday Group PLC, yang merupakam pemilik tunggal perusahaan judi online asal Swedia, Bethard. Bahkan perusahaan itu mengumumkan Ibrahimovic sebagai duta aktif pada Maret 2018.

Ibrahimovic memperoleh kepemilikan saham tersebut melalui perusahaan gabungan bernama Unknown AB dan sudah dikonfirmasi langsung CEO Bethard Erik Skarp.

Nah, laporan ini membuat polemik karena Ibrahimovic menurut aturan UEFA dan FIFA dilarang melakukan taruhan pada pertandingan sepakbola, terlebih memiliki keterikatan finansial terhadap sebuah perusahaan taruhan.

Oleh karenanya, UEFA pun sudah menyelidiki keterlibatan Ibrahimovic tersebut tersebut yang kemungkinan berujung pada sanksi berat.

"Sesuai dengan Pasal 31 (4) Peraturan Disiplin UEFA (DR), Komisi Etika dan Disiplin UEFA hari ini telah ditunjuk untuk melakukan penyelidikan indisipliner mengenai potensi pelanggaran Peraturan Disiplin UEFA oleh Tuan Zlatan Ibrahimovic karena memiliki dugaan kepentingan finansial di sebuah perusahaan taruhan," kata UEFA dalam sebuah pernyataan.

"Integritas pertandingan dan kompetisi maka dilanggar oleh siapa pun yang berpartisipasi secara langsung atau tidak langsung dalam taruhan atau aktivitas serupa yang berkaitan dengan pertandingan kompetisi atau yang memiliki kepentingan finansial langsung atau tidak langsung dalam aktivitas tersebut," ujar UEFA dalam pernyataannya di pasal 12.

Sementara itu, FIFA menyebut siapapun yang melanggar aturan tersebut bisa diskors maksimal tiga tahun hingga denda 119 ribu dolar AS. Jika Ibrahimovic menjalani hukuman maksimal tersebut, dia bisa saja pensiun lebih cepat mengingat umurnya sudah 40 tahun.

Hingga saat ini pihak AC Milan dan Zlatan Ibrahimovic belum memberikan keterangan terkait kasus ini.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait