Banner Skinner Urfluencer
Banner Skinner Fomo
URnews

RI Kembali Terima Vaksin AstraZeneca, Jumlahnya 594.200 Dosis

Kintan Lestari,
2 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
RI Kembali Terima Vaksin AstraZeneca, Jumlahnya 594.200 Dosis
Image: Sebanyak 594.200 dosis vaksin AstraZeneca tiba di Indonesia hari ini, (6/8/2021). (TR/InfoPublik/DJIKP/Kemkominfo)

Jakarta - Indonesia hari ini (6/8/2021) kembali menerima vaksin tahap ke-35 berupa vaksin AstraZeneca. Vaksin COVID-19 yang tiba kali ini jumlahnya 594.200 dosis.

Ini adalah pengiriman kedua vaksin asal Inggris yang berasal dari perjanjian bilateral AstraZeneca dengan pemerintah Indonesia. Bulan Juli lalu, Indonesia menerima pengiriman pertama AstraZeneca sebanyak 1.041.400 dosis vaksin.

Dengan kedatangan vaksin AstraZeneca, Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan RI, dr. Siti Nadia Tarmizi menyatakan Indonesia sudah kedatangan 180.072.080 dosis vaksin COVID-19. Dari jumlah tersebut, sebanyak 144.700.280 masih berupa bulk atau bahan baku dan 35.371.800 berbentuk vaksin jadi. 

Adapun rincian vaksin COVID-19 yang dimiliki Indonesia disampaikan Nadia jika dilihat bentuk atau produsen vaksin, yakni Sinovac 144.700.280 (sebanyak 3 juta diantaranya vaksin jadi), AstraZeneca 16.121.640 (vaksin jadi), Sinopharm 8.250.00 (vaksin jadi), dan Moderna sebanyak  8.000.160 (vaksin jadi).

"Sehingga total 100,9 juta vaksin yang beredar dimana stok di daerah berjumlah 19 juta dosis," ujar dr Nadia dalam keterangan tertulis, Jumat (6/8/2021).

dr. Nadia juga memastikan bulan ini akan ada stok vaksin yang tersedia sebanyak 82,3 juta dosis. Maka dari itu, ia meminta masyarakat untuk tidak ragu divaksin sesuai dengan jadwal ketersediaan vaksin di daerahnya masing masing. 

"Dan jangan lupa untuk tetap menjalankan protokol kesehatan agar upaya menurunkan penularan dapat terus berjalan konsisten," ujarnya.

Nadia meminta pelaksana vaksinasi di seluruh Indonesia agar dapat mencermati pengaturan jadwal yang telah disediakan oleh pemerintah pusat agar jadwal vaksinasi dapat dijaga dengan baik sesuai dengan ketersediaan vaksin yang diterima secara bertahap dari produsen vaksin sampai Desember 2021.

Dari target sasaran vaksinasi 208.265.720, Nadia menyampaikan hingga Kamis (5/8/2021) pukul 18:00 WIB, total vaksinasi dosis 1 mencapai 48.858.419 atau 20,46 persen dan total vaksinasi dosis 2 baru 22.283.984 atau 10,7 persen.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait