Banner Skinner Urfluencer
Banner Skinner Fomo
URnews

Roundup 7 Desember: Jokowi Tinjau Semeru hingga Aprilio Manganang Curhat

Urbanasia,
sekitar 1 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Roundup 7 Desember: Jokowi Tinjau Semeru hingga Aprilio Manganang Curhat
Image: Aprilio Perkasa Manganang mengikuti jalannya sidang di Mabes TNI AD, Jalan Veteran, Gambir, Jakarta Pusat dengan didampingi oleh Jenderal Andika Perkasa. (ANTARA)

Jakarta - Sejumlah informasi terangkum pada Selasa (7/12/2021) nih, Urbanreaders! Kabar tersebut di antaranya presiden Joko Widodo bertolak menuju Lumajang Jawa Timur untuk meninjau sejumlah lokasi terdampak erupsi Gunung Semeru.

Lalu, ada juga informasi mengenai atlet voli nasional Aprilio Perkasa Manganang mengungkapkan bagaimana perasaannya saat menjadi perempuan selama 28 tahun.

Nah, biar nggak penasaran, langsung saja berikut roundup top 5 news Urbanasia di hari ini.

1. Jokowi Tinjau Lokasi Erupsi Semeru dan Pastikan Bantuan untuk Korban

Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertolak menuju Lumajang Jawa Timur untuk meninjau sejumlah lokasi terdampak erupsi Gunung Semeru Selasa (7/12/2021).

Berangkat menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1, Presiden dan rombongan lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, sekitar pukul 07.00 WIB.

Seusai meninjau lokasi, Jokowi yang didampingi oleh gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa turut menyampaikan ucapan duka.

“Atas nama Pemerintah dan seluruh rakyat Indonesia saya sampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya korban akibat letusan Gunung Semeru di kabupaten Lumajang Provinsi Jawa timur,” kata Jokowi di Lokasi dilihat dari YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (7/12/2021).

2. Ditemukan Meninggal, Rumini Tengah Memeluk Sang Ibu saat Erupsi Semeru

1638612202-semeru-erupsi.jpgSumber: Tangkapan layar video warga yang mengabadikan erupsi Gunung Semeru, Sabtu (4/12/2021). (Ist)

Pada Sabtu (04/12/2021) telah terjadi erupsi pada Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur. Telah dikonfirmasi terdapat 22 warga yang tewas akibat erupsi gunung tersebut beserta identitasnya.

Salah satu identitas dari warga yang meninggal adalah perempuan bernama Rumini (28) dan Salamah (70). Saat ditemukan, Rumini tengah memeluk sang Ibu Salamah di kamarnya ketika kejadian erupsi itu terjadi.

Kisah ini menjadi sorotan karena diduga Salamah sudah tidak kuat untuk berjalan karena faktor usia, sehingga membuat Rumini tidak tega untuk meninggalkan Ibunya sendirian saat erupsi terjadi.

Warga Desa Curah Kobokan, Kecamatan Candipuro ini tertimbun reruntuhan rumahnya. Kini, kedua korban tersebut telah dievakuasi dan akan dimakamkan oleh pihak keluarganya.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait