beautydoozy skinner
urbanasia skinner
URnews

Roundup 9 Juli: Elon Musk Batal Beli Twitter hingga Nindy Ayunda Dicekal

Urbanasia,
3 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Roundup 9 Juli: Elon Musk Batal Beli Twitter hingga Nindy Ayunda Dicekal
Image: Elon Musk (Foto: Star Max/GC Images)

Jakarta - Sejumlah informasi terangkum pada hari ini, Sabtu (9/7/2022) nih, Urbanreaders. Informasi pertama datang dari orang terkaya di dunia Elon Musk yang membatalkan rencananya membeli Twitter. 

Informasi berikutnya terkait dengan dugaan penganiayaan yang dilakukan penyanyi Nindy Ayunda yang membuatnya berurusan dengan polisi bahkan dicekal ke luar negeri. 

Nah biar nggak penasaran, yuk simak top 5 news Urbanasia hari ini!

1. Elon Musk Batal Beli Twitter Senilai Rp 659 Triliun

1657350409-Elon-Musk.jpegSumber: Instagram/elonmusk

 Elon Musk membatalkan kesepakatan rencana pembelian Twitter senilai US$44 miliar atau sekitar Rp 659 triliun. Dia menilai perusahaan media sosial itu telah melanggar beberapa kesepakatan.

"Selama hampir dua bulan, Tuan Musk telah mencari data dan informasi yang diperlukan untuk membuat penilaian independen tentang prevalensi akun palsu atau spam di platform Twitter. Twitter telah gagal atau menolak untuk memberikan informasi ini,” terang pengacara Musk dalam surat pengajuan kepada Securities and Exchange Commission.

Keputusan Musk ini langsung mendapat tanggapan dari Ketua Dewan Independen Twitter Bret Taylor. Pihaknya akan mengambil tindakan hukum demi menyeret kembali Musk ke perjanjian merger.

2. Polisi Jepang Ungkap Motif Penembakan Shinzo Abe

1598605811-PM-Jepang-Shinzo-Abe.jpgSumber: Eks Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe. (Net)

Polisi Jepang mengungkap motif pelaku penembakan terhadap mantan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe yang terjadi di kota Nara, pada Jumat (8/7/2022). Terungkap, pelaku bernama Tetsuya Yamagami (41) menembak mati mantan Perdana Menteri Abe, karena dendam terhadap organisasi tertentu.

Melansir Reuter, polisi setempat mengatakan bahwa pelaku mengakui penembakan yang dilakukannya dengan menggunakan senjata rakitan yang terbuat dari logam dan kayu. Selain itu, polisi juga menemukan sejumlah senjata rakitan di tempat tinggal pelaku.

Menurut polisi, Yamagami menyimpan dendam terhadap sebuah organisasi dan meyakini bahwa Abe terlibat di dalamnya. Polisi juga mengatakan bahwa dendam ini tidak ada kaitannya dengan politik, meskipun tidak disebutkan dengan jelas organisasi yang dimaksud oleh pelaku.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait