Banner Skinner Urfluencer
Banner Skinner Fomo
URnews

Seorang Wanita di Bandung Tewas Tertabrak Kereta Usai Selfie di Rel

Nivita Saldyni,
sekitar 2 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Seorang Wanita di Bandung Tewas Tertabrak Kereta Usai Selfie di Rel
Image: ANTARA

Bandung - Sebuah video menunjukkan detik-detik seorang wanita tertabrak kereta api di Bandung, Jawa Barat tengah viral di media sosial. Dalam keterangan video tersebut, diduga peristiwa itu terjadi usai korban selfie di rel kereta api.

Berdasarkan video yang dilihat Urbanasia, tampak beberapa wanita sedang menyeberangi rel kereta api usai selfie. Saat salah satu dari mereka masih berusaha menyebrang, kereta api datang dan menyambar korban. Diduga, kejadian tersebut terjadi di kawasan jalan antara Cikudapateuh-Kiaracondong, Kota Bandung pada Minggu (5/9/2021).

Kabar tersebut pun dibenarkan oleh Manager Humas Daop 2 Bandung, Kuswardoyo. Ia mengatakan bahwa kejadian tersebut terjadi pada Minggu pagi.

"Benar, kemarin pagi sekitar pukul 08.12 WIB. Kereta api KRD lokal Bandung Raya tertemper orang di petak jalan antara Cikudapateuh-Kiaracondong," kata Kuswardoyo kepada wartawan, Senin (6/9/2021).

Kuswardoyo mengaku dirinya tak mengantongi identitas korban. Namun ia menyebut, dari informasi yang diterima pihaknya memang wanita itu sempat selfie sebelum tertabrak kereta api.

Ia pun mengatakan bahwa pihaknya sangat menyayangkan kejadian tersebut. Kuswardoyo juga mengimbau agar warga tak beraktivitas di dekat rel kereta api, termasuk jalan-jalan, bermain, apalagi selfie karena lokasi tersebut sangat berbagaya bagi keselamatan kita.

Nah, sebenarnya larangan tersebut sudah diatur dalam UU No. 23 tahun 2007 tentang perkeretaapian loh. Tepatnya pada Pasal 181 Ayat 1, tertulis bahwa setiap orang dilarang berada di ruang manfaat jalur kereta api, menyeret, menggerakkan, meletakkan atau memindahkan barang diatas rel, atau melintasi jalur kereta api ataupun menggunakan jalur kereta api untuk kepentingan lain selain untuk angkutan kereta api.

"Selain membahayakan, kegiatan tersebut dapat dikenakan sangksi berupa pidana penjara maksimal tiga bulan atau denda Rp 15 juta," ungkapnya.

Untuk itu Kuswardoyo berharap agar kita mematuhi imbauan tersebut. Pasalnya bukan hanya berbahaya bagi perjalanan kereta, beraktivitas di sekitar rel kereta juga membahayakan nyawa kita.

"Kami juga berharap agar warga masyarakat dapat ikut serta saling mengingatkan apabila didapati orang yang berada dan bermain di area jalur kereta api. Dengan kesadaran bersama, bukan hanya perjalanan keretaapi yang akan terlindungi tapi tentunya keselamatan masyarakat juga lebih terjaga," tutupnya.

 

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait