Banner Skinner Urfluencer
Banner Skinner Fomo
URnews

Syarat Pembuatan SKCK Lengkap dengan Biayanya

Elga Nurmutia,
27 hari yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Syarat Pembuatan SKCK Lengkap dengan Biayanya
Image: Ilustrasi pembuatan SKCK. (Antara/Andi Firdaus)

Jakarta - Persyaratan dalam membuat SKCK tidak begitu sulit jika sudah dipersiapkan dengan baik. Dalam hal tersebut, kamu bisa membaca panduannya terlebih dahulu dan mempersiapkan syarat SKCK sampai biayanya. 

SKCK merupakan singkatan dari Surat Keterangan Catatan Kepolisian. Surat tersebut, merupakan surat keterangan yang diterbitkan oleh Polri. Isinya merupakan catatan kejahatan seseorang. Jika dahulu, SKCK memiliki nama Surat Keterangan Kelakuan Baik atau SKKB. Saat itu, SKKB ini hanya diberikan kepada warga yang tidak maupun belum pernah melakukan sebuah tindak kejahatan.

Kali ini, Urbanasia akan membagikan informasi lengkap mengenai SKCK, yang sudah dirangkum dari berbagai sumber, Jumat (24/9/2021).

SKCK ini diterbitkan resmi oleh Polri melalui fungsi Intelkam bagi seorang pemohon atau warga. SKCK juga ditujukan dalam memenuhi permohonan warga terkait suatu keperluan atau ketentuan yang perlu dipenuhi. SKCK diterbitkan sesuai penelitian biodata dan juga catatan kepolisian yang ada keterkaitannya dengan warga tersebut.

Masa Berlaku SKCK

SKCK ini memiliki masa berlaku hingga 6 bulan setelah surat diterbitkan. 

Syarat SKCK untuk WNI/WNA

Syarat SKCK untuk WNI

1. Fotokopi KTP (siapkan KTP asli untuk diperlihatkan)

2. Fotokopi paspor

3. Fotokopi KK (kartu keluarga)

4. Fotokopi akta kelahiran/kenal lahir

5. Fotokopi kartu identitas lain ketika belum memenuhi syarat mendapatkan KTP

6. Enam lembar pas foto berwarna

  • Ukuran 4x6 cm
  • latar belakang berwarna merah
  • Foto dengan berpakaian sopan dan juga berkerah
  • Foto tidak menggunakan sejumlah aksesoris pada wajah
  • Wajah harus terlihat utuh jika pemohon menggunakan jilbab

Syarat SKCK untuk WNA

1. Surat permohonan dari sponsor, perusahaan, atau lembaga yang mempekerjakan, menggunakan, atau yang bertanggung jawab pada WNA.

2. Fotokopi KTP dan Surat Nikah apabila sponsor dari Suami/Istri Warga Negara Indonesia (WNI).

3. Fotokopi paspor

4. Fotokopi Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) atau Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP).

5. Fotokopi IMTA dari KEMENAKER RI

6. Fotokopi Surat Tanda Melapor (STM) dari Kepolisian.

7. Enam lembar pas foto berwarna

  • Ukuran 4x6 cm
  • Latar belakang berwarna merah
  • Foto dengan berpakaian sopan dan juga berkerah
  • Foto tidak menggunakan aksesoris pada wajah
  • Wajah harus terlihat utuh jika pemohon menggunakan jilbab

Bagaimana Cara Membuat SKCK?

SKCK bisa dibuat dengan sistem online atau datang ke kantor Polisi.

Cara Membuat SKCK Baru

1. Membawa Surat Pengantar dari Kantor Kelurahan tempat domisili pemohon.

2. Membawa fotokopi KTP/SIM sesuai dengan domisili yang tertera di surat pengantar dari Kantor Kelurahan.

3. Membawa fotokopi Kartu Keluarga.

4. Membawa fotokopi Akta Kelahiran/Kenal Lahir.

5. Membawa pasfoto terbaru dan berwarna ukuran 4×6 sebanyak 6 lembar.

6. Mengisi Formulir Daftar Riwayat Hidup yang telah disediakan di kantor Polisi dengan jelas dan benar.

7. Pengambilan Sidik Jari oleh petugas.

Cara Memperpanjang Masa Berlaku SKCK

1. Membawa lembar SKCK lama yang asli/legalisir (maksimal telah habis masanya selama 1 tahun)

2. Membawa fotokopi KTP/SIM.

3. Membawa fotokopi Kartu Keluarga.

4. Membawa fotokopi Akta Kelahiran/Kenal Lahir.

5. Membawa pasfoto terbaru yang berwarna ukuran 4×6 sebanyak 3 lembar.

6. Mengisi formulir perpanjangan SKCK yang disediakan di kantor Polisi.

Cara Membuat SKCK secara Online

Polri pun mempunyai situs pendaftaran permohonan SKCK secara online. Pengisian data hingga unggah dokumen secara online.

Situs untuk membuat SKCK secara online bisa diakses melalui laman berikut ini.

Warga yang akan membuat SKCK online diperlukan mengisi form pendaftaran di situs tersebut. Warga juga harus lebih dahulu menentukan SKCK itu dibuat untuk keperluan seperti apa.

Biaya Membuat SKCK

1. UU RI No.20 Tahun 1997 tentang Penerimaan Bukan Pajak (PNBP)

2. UU RI No.2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia

3. PP RI No.50 Tahun 2010 tentang Tarif atas Jenis Penerimaan Bukan Pajak yang berlaku pada instansi Polri

4. Surat Telegram Kapolri Nomor : ST/1928/VI/2010 tanggal 23 Juni 2010 tentang Pemberlakuan PP RI No.50 Tahun 2010

5. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 60 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku pada Kepolisian Negara Republik Indonesia

Berdasarkan data dari situs Polri, biaya pembuatan SKCK senilai Rp 30.000.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait