menu
user
URnews

Vonis Gilang Bungkus: 5 Tahun 6 Bulan Penjara dan Denda Rp 50 Juta

Nivita Saldyni,
sekitar 1 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Vonis Gilang Bungkus: 5 Tahun 6 Bulan Penjara dan Denda Rp 50 Juta
Image: Pixabay

Surabaya - Masih ingat dengan kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh Gilang Aprilian Nugraha Pratama atau yang dikenal dengan Gilang 'Fetish Kain Jarik' atau Gilang 'Bungkus'? Kini, mantan mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) itu telah dinyatakan bersalah dan divonis hukuman 5 tahun 6 bulan penjara.

"Mengadili, menyatakan terdakwa Gilang Aprilian Nugraha Pratama terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana dengan sengaja dan tanpa hak mengirimkan Informasi Elektronik yang berisi menakut-nakuti yang ditujukan secara pribadi, tindak pidana percabulan terhadap anak, dan dengan kekerasan memaksa seseorang melakukan perbuatan cabul," bunyi amar putusan Hakim Ketua Khusaini yang dikutip dari SIPP Pengadilan Negeri Surabaya, Kamis (4/3/2021).

Gilang dijerat dengan pasal berlapis, yaitu Pasal 45 ayat (4) jo. Pasal 27 ayat (4) UU No. 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas UU No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, Pasal 82 ayat (1) Jo Pasal 76E UU No.17 tahun 2016 Jo UU No.35 tahun 2014 Jo UU No.23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, dan Pasal 289 KUHP. Atas perbuatannya tersebut, Gilang bukan hanya divonis pidana penjara 5 tahun 6 bulan, namun juha denda sebesat Rp 50 juta. 

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa, oleh karena itu dengan pidana penjara selama 5 tahun dan 6 bulan dan pidana denda sebesar Rp 50 juta dengan ketentuan apabila pidana denda tersebut tidak dibayar, maka diganti dengan pidana kurungan selama 3 bulan," imbuhnya.

Pada akhir sidang yang digelar virtual ini, jaksa meminta waktu tujuh hari untuk pikir-pikir apakah bakal mengajukan banding atau tidak. 

Sementara, putusan hakim ini sendiri lebih ringan dibanding tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) yang diajukan pada 26 Januari 2021 lalu. Dalam tuntutannya, jaksa meminta Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya agar menjatuhkan pidana dengan pidana penjara selama delapan tahun dan denda sebesar Rp 50 juta subsider selama enam bulan kurungan.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait