beautydoozy skinner
urbanasia skinner
URtrending

Waduh, Trump Siap Serang 52 Titik Vital Jika Iran Melawan!

Healza Kurnia H,
lebih dari 2 tahun yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Waduh, Trump Siap Serang 52 Titik Vital Jika Iran Melawan!
Image: Presiden AS Donald Trump. (REUTERS)

Washington - Presiden AS Donald Trump mengeluarkan ancaman bahwa pihaknya telah menargetkan 52 lokasi di Iran jika Iran menyerang setiap orang Amerika atau aset AS.

Hal ini Trump tegaskan dalam menanggapi serangan drone AS pada Jumat lalu (3/1/2020) yang menewaskan komandan militer Iran Qassem Soleimani di Baghdad.

Bukannya menunjukkan tanda-tanda berusaha untuk mengurangi ketegangan yang timbul akibat serangan Jumat yang dia perintahkan, Trump justru mengeluarkan ancaman keras terhadap Iran melalui Twitter.

Trump mencuit bahwa Iran "berbicara dengan sangat berani tentang penargetan aset tertentu AS" sebagai tanggapan atas kematian Soleimani.

Baca Juga: Iran Siap Balas Dendam Atas Pembunuhan Mayjen Qassem Soleimani, Tagar World War 3 Jadi Trending

Trump mengatakan Amerika Serikat telah "menargetkan 52 tempat di Iran" dan beberapa di antaranya "pada tingkat yang sangat tinggi & penting bagi Iran dan budaya Iran, dan target-target itu, dan Iran sendiri AKAN DISERANG DENGAN SANGAT CEPAT DAN SANGAT KERAS."

"AS tidak menginginkan ancaman lagi!" ujar Trump keras.

Ia juga menambahkan bahwa jumlah 52 target mewakili 52 orang Amerika yang disandera di Iran setelah ditangkap di kedutaan AS di Teheran pada 1979.

Soleimani terbunuh dalam serangan AS terhadap konvoinya di bandara Baghdad. Pemimpin milisi Irak yang didukung Iran, Abu Mahdi al-Muhandis juga tewas dalam serangan AS yang telah meningkatkan kekhawatiran konflik yang lebih luas di Timur Tengah.

Kicauan presiden dari partai Republik itu dikeluarkan selama liburannya di Florida.

Baca Juga: Donald Trump Dimakzulkan, Tagar #Impeachmentday Trending di Twitter

Semakin banyak anggota Partai Demokrat yang mengatakan bahwa tindakan Trump akan mengantar Amerika Serikat ke ambang perang.

Sementara itu, seperti dikutip dari Reuters pada Sabtu kemarin (4/1/2020), puluhan ribu orang berbaris di Irak untuk melepas Soleimani, pemimpin milisi Irak. (*)

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait