menu
user
URnews

Wow! Pengguna Dana Tembus 60 Juta

Afid Ahman,
24 hari yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Wow! Pengguna Dana Tembus 60 Juta
Image: Ilustrasi akses aplikasi DANA. (Dok. DANA)

Jakarta - DANA menginjak usia tiga tahun. Meski masih belia, penggunanya sudah tembus 60 juta.

Padahal sebelum pandemi, jumlah pengguna masih berkisar 40 juta. Kemudian pada Desember 2020 naik menjadi 50 juta dan per Maret 2021, melonjak menjadi 60 juta. Ini berarti dalam satu tahun terakhir (year on year) terjadi pertumbuhan jumlah pengguna sebesar 50%.

Menurut CEO dan Co-Founder DANA Vince Iswara, capaian ini adalah sebuah indikasi budaya digital semakin luas dan menjangkau hampir semua lini kehidupan. 

Pesatnya perkembangan teknologi, yang ditunjang perluasan jaringan komunikasi data hingga ke pelosok daerah serta tuntutan untuk beradaptasi di masa pandemi, menjadi alasan kian lekatnya teknologi digital dalam keseharian masyarakat.

“Pencapaian 60 juta pengguna dalam waktu singkat ini merupakan wujud tingginya kepercayaan masyarakat terhadap aplikasi DANA yang menghadirkan kunggulan teknologi  yang mudah, aman dan nyaman serta menjadi solusi bagi kebutuhan masyarakat sehari-hari,” ujar Vince.

Dia lanjut membeberkan kunci kesuksesan DANA. Selain teknologi yang ramah dan mudah digunakan, serta terbuka untuk kolaborasi maupun sinergi,  juga terletak pada aspek keamanan. DANA terrus mengembangkan sistem keamanannya, mulai dari menerapkan verifikasi wajah untuk login, sertifikasi PCI-DSS, ISO 27001:2013 dan banyak lagi.

Saat ini DANA terus bersinergi dengan ekosistem ekonomi lainnya seperti pemerintah, pelaku industri dan komunitas untuk meningkatkan inklusi keuangan serta mendorong digitalisasi UMKM. 

Mereka telah melakukan roadshow ke 10 kota/kabupaten di tiga provinsi dalam rangka sosialisasi dan membantu percepatan transformasi digital yang melibatkan total lebih dari 1.000 peserta (komunitas).

Saat ini tercatat, jumlah mitra usaha yang menggunakan DANA Bisnis tumbuh 125% dengan pertumbuhan tidak hanya terjadi di kota-kota besar di Indonesia, tapi juga di daerah.

Lima provinsi yang mengalami pertumbuhan DANA Bisnis yang signifikan adalah Nanggroe Aceh Darussalam (NAD), Sumatera Selatan (Sumsel), Riau, Kalimantan Timur (Kaltim), dan Kalimantan Selatan (Kalsel). Kelima daerah tersebut menduduki posisi lima teratas untuk provinsi dengan penyerapan DANA Bisnis yang pesat dengan kenaikan tertinggi mencapai lebih dari 700%.

“DANA bersinergi dengan mata rantai ekosistem perekonomian digital guna meningkatkan kontribusi terhadap masyarakat maupun perekonomian Indonesia serta mengembangkan teknologi yang ramah dan mudah serta terpecaya agar dapat digunakan dan diakses oleh siapa pun,” pungkas Vince. 

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait