beautydoozy skinner
urbanasia skinner
URnews

3 Fakta Kecelakaan Maut di MT Haryono, 2 Tewas dan 4 Luka-luka

Rizqi Rajendra,
26 Mei 2022 11.59.32 | Waktu baca 2 menit
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
3 Fakta Kecelakaan Maut di MT Haryono, 2 Tewas dan 4 Luka-luka
Image: Kecelakaan MT Haryono (Foto: instagram @JakartaTerkini)

Jakarta - Kecelakaan maut akibat tabrakan beruntun terjadi di Jalan MT Haryono, Pancoran, Jakarta Selatan pada Rabu, (25/5/2022) sekitar pukul 19.30 WIB.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, korban sementara ada enam orang. Dua orang tewas sedangkan empat orang lainnya luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit.

"Korban sementara dua meninggal dunia di TKP dan empat masih dirawat di rumah sakit," ujar Sambodo kepada wartawan Kamis, (26/5/2022).

Berikut Urbanasia rangkum fakta-fakta kecelakaan maut di jalan MT Haryono tersebut.

Terjadi di Depan Menara Saidah, 6 Kendaraan Ringsek

Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, tabrakan beruntun tersebut terjadi di depan Menara Saidah dan melibatkan enam kendaraan, terdiri dari tiga mobil dan tiga sepeda motor.

Dari video yang beredar, terlihat keenam kendaraan tersebut mengalami kerusakan yang cukup parah akibat kecelakaan tersebut.

Beberapa mobil yang rusak di antaranya yakni Mitsubishi Pajero Sport hitam, Toyota Raize putih, dan Toyota Avanza silver. 

Ada Korban Balita

Seluruh korban dari kecelakaan beruntun tersebut langsung dievakuasi oleh petugas Ditlantas Polda Metro Jaya.

Dari informasi, dua korban meninggal dunia langsung dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati. Sedangkan korban luka-luka lainnya termasuk balita berusia empat tahun langsung dibawa ke Rumah Sakit Budhi Asih. 

Polisi Dalami Penyebab Kecelakaan

Pihak kepolisian sedang mendalami penyebab kecelakaan beruntun tersebut. Kendaraan yang terlibat kecelakaan telah dibawa ke TMC Polda Metro Jaya di Pancoran Jakarta Selatan.

Saat ini, polisi juga telah mengamankan sopir yang diduga menjadi penyebab kecelakaan beruntun tersebut.

"Mengapa dan bagaimana kecelakaan ini terjadi masih dalam penyelidikan," tandas Sambodo.  

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait