Hot News

Madrid - Real Madrid juara LaLiga 2019/2020 tak hanya karena kebetulan belaka dan performa apik selepas pandemi virus corona. Ada banyak alasan mengapa El Real bisa mengangkangi Barcelona.

Madrid menahbiskan diri jadi juara liga setelah mengalahkan Villarreal dengan skor 2-1, Jumat (17/7/2020) dini hari WIB. Dengan 86 poin, Madrid takkan lagi bisa dikejar Barcelona di sisa satu pertandingan.

Makin menyakitkan untuk Barcelona adalah mereka di saat bersamaan kalah 1-2 dari Osasuna di kandang sendiri. Barcelona patut mengutuki diri sendiri karena sebelum pandemi, mereka ada di posisi pertama dengan keunggulan dua poin atas Madrid.

Tapi, dari 10 laga selepas liga dihelat 11 Juni, Barcelona malah empat kali kehilangan angka dan Madrid menyapu bersih dengan kemenangan. Bukan cuma soal konsistensi, tapi ada beberapa hal lain yang mendukung Madrid bisa jadi jawara LaLiga untuk ke-34 kalinya. Berikut lima alasannya:

1. Pola pikir positif Zinedine Zidane

Pada bulan Agustus silam, Real Madrid tak diunggulkan untuk menjuarai musim ini, setelah di musim sebelumnya tertinggal 19 poin dari FC Barcelona dan transfer pemain yang tak begitu bagus. Namun Zidane memiliki aura positif sejak awal musim – dan terus meyakinkan publik bahwa Madrid memiliki pemain-pemain terbaik. 11 Bulan kemudian, Zidane membuktikan omongannya itu.

2. Fokus tim setelah jeda pandemi

Skuat El Real langsung tancap gas dengan meraih 10 kemenangan beruntun sementara Barcelona empat kali kehilangan angka, tiga seri dan satu kalah.

3. Pertahanan yang kukuh

Hanya kebobolan 23 gol dari 37 laga membuktikan betapa kuatnya lini pertahanan Madrid yang digawangi Thibaut Courtois, Sergio Ramos, Raphael Varane, dan Casemiro di lini tengah. Mereka cuma kebobolan empat gol dari 10 pertandingan sejak jeda. Bahkan mereka sempat mencatatkan lima nirbobol beruntun.

4. Benzema bikin 21 gol dan juga ada 21 pemain membuat gol

Karim Benzema memang krusial perannya dengan 21 gol dan delapan assist, paling banyak di antara pemain lainnya. Tapi, bantuan para pemain lain sangat berperan penting karena Madrid punya 21 pemain yang juga turut mencetak gol, Ferland Mendy masuk dalam urutan terakhir daftar itu. Sementara, Barcelona justru terlalu bergantung pada Lionel Messi dan cuma ada 17 pemain lain yang bikin gol.

5. Kemenangan di El Clasico

Real Madrid memenangi El Clasico terakhir di Santiago Bernabeu Februari lalu dengan skor 2-0 lewat gol-gol Vinicius Junior dan Mariano Diaz. Kemenangan yang sangat penting karena Madrid jadi unggul head-to-head atas Barcelona setelah berimbang 0-0 di Camp Nou. Madrid setidaknya unggul psikologis dalam persaingan dengan Barcelona dan kalaupun sama nilainya di akhir musim, mereka tetap juaranya.

 


Loading ..