menu
user
URguide

5 Efek Buruk Kurang Intim dengan Pasangan

Itha Prabandhani,
11 hari yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
5 Efek Buruk Kurang Intim dengan Pasangan
Image: Ilustrasi kurang intim. (Freepik/mensuria)

Jakarta - Kesibukan, stres, dan pekerjaan sering bikin hubungan suami istri jadi merenggang. Terlebih lagi jika badan selalu capek dan pikiran penuh.

Keinginan untuk quality time dengan pasangan pun bakal berkurang. Kalau sudah begini, hubungan intim dengan pasangan juga ikut berkurang frekuensinya.

Kalau ini yang sedang kamu alami dengan pasangan, hati-hati loh, guys. Kurangnya keintiman dengan pasangan bisa memberi dampak buruk pada pernikahan, seperti dilansir Urbanasia dari E Times berikut ini.

1. Salah Paham

1617239751-salah-paham---freepik-beststudio.jpgSumber: Ilustrasi kurang intim. (Freepik/beststudio)

Kurangnya keintiman pasangan bisa berdampak pada hubungan, salah satunya adalah munculnya kesalahpahaman. Kamu mungkin berpikir bahwa pasangan menyembunyikan sesuatu, tidak cinta lagi, bahkan berselingkuh. Pikiran yang melayang ke mana-mana bisa membuat masalah lebih serius seperti pertengkaran.

2. Kurang Percaya Diri

1617239855-kurang-pede---freepik-nomadsoul1.jpgSumber: Ilustrasi kurang intim. (Freepik/nomadsoul1)

Tidak berhubungan intim secara rutin dapat membuat kamu merasa bahwa pasangan tidak lagi tertarik atau kehilangan gairah sama kamu. Hal ini bisa membuat rasa percaya diri kamu hilang.

Kalau sudah begitu, muncul pikiran-pikiran negatif tentang diri sendiri seperti merasa tidak menarik lagi secara fisik bahkan menutup diri.

3. Kesepian

1617239568-kesepian---freepik-wavebreakmedia-micro.jpgSumber: Ilustrasi kurang intim. (Freepik/wavebreakmedia micro)

Berhubungan intim dengan pasangan adalah salah satu cara menjaga kedekatan tak hanya fisik tapi juga batin. Pasangan yang merasa tak cukup terpenuhi kebutuhan batinnya, dapat merasa kesepian, sendiri, dan kehilangan ikatan batin. Rasa kesepian dapat berkembang menjadi kesedihan hingga lunturnya perasaan sayang dan cinta.

4. Tidak Bahagia dalam Pernikahan

1617239998-tidak-bahagia---freepik-gpointstudio.jpgSumber: Ilustrasi kurang intim. (Freepik/gpointstudio)

Perasaan ketidakpuasan dan merasa hubungan hambar dengan pasangan akan menimbulkan perasaan tidak bahagia dalam pernikahan. Kondisi ini bisa memunculkan keinginan untuk berselingkuh, hingga berpisah. Pastinya kamu nggak mau hal ini terjadi, kan?

5. Frustasi dan Kebencian

1617239948-frustasi---freepik-jcomp.jpgSumber: Ilustrasi kurang intim. (Freepik/jcomp)

Sebuah pernikahan yang tak cukup intim dapat memunculkan rasa frustasi dan bahkan kebencian pada pasangan. Kamu merasa tak lagi dekat dan berarti di hadapan pasangan, sehingga rasa cinta pun bisa berubah menjadi benci. Duh!

Lantas, meski gimana menyikapinya?

Cara terbaik untuk menyelesaikan ini adalah dengan terbuka mendiskusikannya dengan pasangan, guys. Bicarakan dari hati ke hati bahwa kamu merasa tak lagi seintim dulu.

Namun, hindari sikap menyalahkan maupun menuduh pasangan. Cari tahu apa yang menjadi masalah hingga hubungan intim tak lagi seintens dulu. Jika perlu, berkonsultasilah pada ahlinya untuk mendapatkan saran yang terbaik.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait