Hot News

Jakarta - Apakah kamu panik ketika melihat tagihan untuk perbaikan mobil yang tidak terduga? Bagaimana cara akan membayarnya? Financial freedom atau kebebasan finansial berarti Anda dapat membuat keputusan hidup tanpa terlalu ditekankan tentang dampak keuangan karena kamu siap.

Bukannya dikendalikan oleh uang, kamu bisa mengontrol keuangan dengan mandiri.

Alih-alih khawatir, kamu membayar tagihan tanpa berpikir dua kali. Seminggu kemudian Anda lupa bahwa itu bahkan terjadi! Betapa kecilnya itu mempengaruhi situasi keuangan kamu.

Apakah kita bisa meraih kondisi tersebut? Bagaimana cara meraih financial freedom? Simak pembahasannya berikut ini.

1. Buat Anggaran Baru Setiap Bulan

Sudah waktunya untuk serius. Duduklah bersama pasangan dan buat anggaran bulanan berdasarkan penghasilan, bukan pengeluaran. Kamu tidak boleh lagi menghabiskan lebih banyak uang yang kamu hasilkan. Pengeluaran berlebihan inilah yang membuat kamu berutang.

Baca Juga: Tips Memulai Investasi di P2P Lending

Putuskan setiap bulan apa yang masuk dan apa yang akan keluar. Asumsikan hanya pembayaran minimum untuk semua utang, tetapi apapun yang terjadi, pendapatan harus lebih besar atau sama dengan pengeluaran.

  1. Hemat 20% dari Penghasilan Kamu

Ambil 20% dari penghasilan pada saat kamu menerima gaji. Simpan uang tersebut di dalam rekening yang berbeda. Ini adalah cara paling efektif untuk menabung.

Jangan menunggu hingga akhir bulan. Praktik ini biasanya berakhir dengan kamu lupa menabung atau tidak ada uang yang tersisa untuk ditabung. Menabung di awal bulan adalah solusi dari masalah ini.

3. Bayar Utang Kamu

Sekarang Anda memiliki 20% yang disisihkan dari penghasilan. Uang ini bisa dimanfaatkan untuk membayar utang kamu. Buat daftar semua utang kamu, bisa mencakup pinjaman mobil, kartu kredit, KPR, dan sebagainya. Kemudian, letakkan utang-utang itu secara berurutan dari yang terkecil hingga terbesar.

Mulailah dengan melakukan pembayaran minimum pada semua pinjaman, kecuali yang pertama dalam daftar, pinjaman dengan jumlah terkecil. Dengan pinjaman ini, bayarlah uang sebanyak yang kamu bisa setiap bulan dan fokuskan seluruh energi kamu untuk melunasinya. Setelah pinjaman pertama dilunasi, ambil uang yang kamu bayarkan setiap bulan dan mulailah secara agresif melunasi pinjaman.

4. Tingkatkan Tabungan Darurat

Sekarang setelah semua utang kamu lunas, menabung uang seharusnya sangat mudah. Uang ini juga harus dalam rekening tabungan atau pasar uang. Dengan begitu akan lebih mudah diakses ketika terjadi kondisi darurat.

Siapkan tabungan dana darurat sebesar 3 kali pengeluaran bulanan kamu jika penghasilan kamu tetap. Namun, jika penghasilan kamu fluktuatif atau sudah berkeluarga, siapkan dana darurat sebesar 6 kali pengeluaran bulanan kamu.

Baca Juga: Kata Siapa Milenial Nggak Bisa Investasi? Ini Triknya Ala Modal Rakyat

5. Mulailah Investasi untuk Jangka Panjang

Menikah, membeli rumah atau kendaraan, pendidikan anak, dan juga pensiun adalah contoh kebutuhan yang akan datang. Masing-masing kebutuhan ini membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

Kebutuhan pada masa yang akan datang memang belum terasa genting. Namun, jika tiba waktunya untuk memenuhi kebutuhan tersebut dan kamu tidak memiliki uang yang cukup, tentu kamu akan kebingungan.

Karena itulah, kamu perlu mempersiapkannya mulai dari sekarang dengan berinvestasi. Investasi membantu kamu mengembangkan aset yang kamu miliki sehingga nilainya terus bertambah dan tidak kalah terhadap inflasi.


Loading ..