menu
user
URnews

5 Nasabah BRI Bojonegoro Laporkan Saldo Tabungan Hilang Misterius

Nivita Saldyni,
sekitar 2 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
5 Nasabah BRI Bojonegoro Laporkan Saldo Tabungan Hilang Misterius
Image: Ilustrasi ATM. Sumber: Pixabay/Peggy_Marco

Bojonegoro - Belum lama ini publik dibuat heboh dengan hilangnya uang tabungan lima nasabah Bank Rakyat Indonesia (BRI) di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Mereka mengaku uang dalam tabungannya itu hilang secara misterius.

Berdasarkan informasi yang didapatkan Urbanasia dari berbagai sumber, kehilangan saldo yang dialami lima nasabah ini beragam. Asisten Manajer Operasional BRI Cabang Bojonegoro, Lusujiana kepada awak media mengatakan kehilangan mereka mulai dari Rp 2,5 juta - Rp 12,5 juta. 

Salah satu nasabah yang melaporkan kehilangan ini adalah Aris. Ia mengaku bahwa saldo tabungannya mendadak berkurang sebanyak Rp 12,5 juta dari yang sebelumnya Rp 13 juta.

Kepada para wartawan, Aris mengaku memyadari hal ini sejak Senin (22/02/2021) lalu, tepatnya saat akan melakukan pengecekan saldo di salah satu mesin ATM di salah satu minimarket di Bojonegoro. Saat itu ia kaget karena saldo di tabungannya tiba-tiba tinggal Rp 3 juta. Kemudian di hari berikutnya, ia kembali mengecek saldo dan berkurang lagi sebanyak Rp 2,5 juta. Padahal ia tak merasa melakukan transaksi apapun.

Merasa ada yang janggal, ia pun langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak Bank BRI Cabang Bojonegoro. Sayangnya hingga kini belum diketahui pasti apa penyebab sejumlah saldo nasabah itu lenyap.

Selain Aris, Asisten Manajer Operasional Kantor BRI Cabang Bojonegoro, Lusujiana mengatakan telah ada 4 nasabah lain yang telah melaporkan hal yang sama. Untuk itu pihaknya telah melaporkan ke Kantor Pusat Bank BRI. Investigasi pun tengah dilakukan. 

Biasanya, kata Lusujiana, proses investigasi berjalan selama 14 hari kerja. Proses investigasi bakal dilakukan oleh kantor pusat dan PT Swardharma Sarana Informatika (SSI) yang menangani seluruh ATM di Kabupaten Bojonegoro dan Tuban.

 

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait