Banner Skinner Urfluencer
Banner Skinner Fomo
URedu

5 Tips Membuat Desain Iklan Agar Dilirik Orang

Shelly Lisdya,
sekitar 2 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
5 Tips Membuat Desain Iklan Agar Dilirik Orang
Image: ilustrasi mendesain (Pinterest/The Indie Practice)

Jakarta - Iklan merupakan sebuah “trailer” dari sebuah produk. Iklan juga dapat menunjukkan seberapa bagus produk tersebut, dapat mencapai berbagai calon customer, dan menjadi image dari sebuah produk. 

Seorang pebisnis, pasti akan membutuhkan iklan. Tanpa iklan, produk akan sulit dikenal masyarakat. Iklan yang baik membutuhkan sebuah cerita, komposisi warna yang menarik, dan catch line yang memorable. 

Apabila iklan tidak mudah diingat oleh masyarakat, maka produk akan sulit dikenal masyarakat juga. Oleh karena itu, iklan tidak boleh sembarangan dibuat. Lalu apa yang harus dilakukan?

Apa tips dan saran dalam membuat sebuah iklan?

Berikut lima tips membuat iklan yang dibagikan oleh Binus University yang dirangkum oleh Urbanasia, Kamis (26/8/2021)

1. Pesan iklan jelas dan catchy

Sering kali kita melihat iklan sulit dimengerti. Misal seperti iklan makanan, tapi isi iklan itu adalah sekumpulan orang-orang berjoget. Masyarakat akan sulit mengerti pesan yang disampaikan. 

Kendati masyarakat akan tertarik dan akan berusaha mencari tahu, tapi image produk menjadi jelek dan terasa aneh. Lebih baik membuat sebuah iklan yang mudah dimengerti, dan pesan dapat tersampaikan secara langsung. 

Tulis inti pesan langsung dan dengan font besar. Catch Line/Call To Action (CTA) harus tegas, kuat, dan singkat, sehingga masyarakat akan langsung mengerti dan mengingatnya. Call to action dapat dipisahkan tersendiri dan diberi warna yang menonjol, sehingga mata masyarakat langsung tertuju pada CTA tersebut

iklanrabanni.pngSumber:

2. Warna iklan yang menarik dan menunjukkan jati diri

Warna tidak hanya menarik perhatian, tapi juga memberikan kesan kepada masyarakat. Misal warna kuning memberikan arti bahagia, hangat dan optimis, sedangkan hijau berarti alam, kekayaan, dan makanan. 

Pemilihan warna harus sesuai dengan visi misi produk tersebut, dan campuran warna harus saling melengkapi. Warna yang tidak nyambung akan merusak konsep iklan yang bagus.

Untuk mengetahui kombinasi warna yang bagus, perlu dilakukan beberapa tes. Cobalah bereksperimen, dan tentukan warna utama untuk iklan.

3. Gunakan gambar yang sesuai

Selain warna dan pesan, gambar bisa membantu untuk menyampaikan pesan. Banyak gambar yang dapat diakses secara gratis tanpa sumber, atau bisa menggunakan gambar atau foto sendiri. Hal ini selain mempermudah pesan dan warna, mempermudah masyarakat untuk mengingat iklan juga. 

Selain itu, kita juga bisa membiarkan gambar yang berbicara. Gunakan objek yang mudah dipahami, ilusi optik, atau bahkan gunakan kata-kata yang mencolok.

4. Animasi

Saat ini, animasi merupakan cara menarik perhatian masyarakat yang sangat ampuh. Animasi tidak hanya mengemas cerita, pesan, warna, tapi juga menjadi sebuah ciri khas dari produk. 

Misalnya seperti iklan pocari sweat yang menggunakan animasi dengan style anime. Tidak hanya menjual produk, iklan ini juga menunjukkan beberapa tempat di Indonesia. sungguh menarik melihat negara kita masuk ke dalam kartun Jepang. Nantinya, kita juga bisa membuat style dari iklan kita sendiri.

1599099963-animasi.jpgSumber: Ilustrasi film animasi. (Instagram @toystory)

5. Influencer atau Brand Ambassador

Kita juga bisa menggunakan influencer agar mudah dilirik oleh masyarakat. Brand ambasaador seperti artis atau influencer juga bisa kita pakai. Hal ini memberikan kesan percaya kepada masyarakat. Meski ini bagian divisi PR dan marketing, tidak ada salahnya mengusulkan ide ini untuk desain dari iklan.

Urbanreaders, itulah lima tips membuat desain iklan. Meski perlu pengalaman atau latihan, tapi dengan kerja keras dan ketekunan, kamu pasti bisa membuat iklan yang maksimal.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait