beautydoozy skinner
urbanasia skinner
URtrending

Anggaran Revitalisasi 11 JPO di DKI Jakarta Rp 110 M Bikin Heboh

Nivita Saldyni,
lebih dari 2 tahun yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Anggaran Revitalisasi 11 JPO di DKI Jakarta Rp 110 M Bikin Heboh
Image: Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di kawasan Stasiun Pasar Minggu, Jakarta Selatan. (Instagram @aniesbaswedan)

Jakarta - Guys, udah tau kan kalau Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tengah berupaya melakukan revitalisasi fasilitas umum.

Salah satunya adalah perbaikan Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) yang belakangan ini banyak yang dipercantik dan jadi spot yang instagramable.

Yup, melanjutkan rencana itu, kabarnya Pemprov DKI Jakarta bakal membangun 11 JPO 'cantik' dengan desain yang menarik dan instagramable.

Menariknya, Kepala Dinas Bina Marga Hari Nugroho mengungkapkan bahwa pembangunan JPO itu butuh dana sebesar Rp 110 miliar.

Baca Juga: Anggaran 'Bukan TOA Biasa' DKI Jakarta Capai Rp 4 M, Kayak Apa Sih Kualitasnya?

Hari mengatakan dana ratusan miliar itu akan digunakan untuk membangun 11 JPO yang tersebar sejumlah wilayah di Jakarta.

Alasannya, JPO akan dipercantik dan dibuat menarik sehingga lebih enak dipandang.

"Kami tidak ingin JPO kotak-kotak biasa. Jadi ada modelnya yang enak dipandang mata, kemudian dibuat konsep yang berbeda," ujar Kepala Dinas Bina Marga Hari Nugroho di gedung Balai Kota DKI Jakarta.

Jadi rencananya, JPO itu bukan hanya untuk peyeberang aja guys, tapi juga akan disulap dengan desain menarik yang tentunya instagramable.

Sayangnya, hingga saat ini belum ada pemaparan lebih lanjut dari Hari tentang desain yang bakal diterapkan pada pembangunan kali ini.

Baca Juga: Ngaku Rugi Rp 43,32 M, Ratusan Korban Banjir Siap Gugat Anies Baswedan

Meski begitu, ia menyebut bahwa desainnya akan dibuat mirip seperti JPO di Senayan dan Pasar Minggu yang kini telah jadi spot instagramable di Jakarta.

Hari juga memastikan bahwa pembangunan JPO direncanakan mulai dilakukan pada 2020. Terkait pembiayaan, Hari mengaku memang pembangunan itu butuh biaya yang besar.(*)

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait