Banner Skinner Urfluencer
Banner Skinner Fomo
URedu

Apa Saja Keunggulan Kuliah di Universitas Terbuka?

Shelly Lisdya,
28 hari yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Apa Saja Keunggulan Kuliah di Universitas Terbuka?
Image: Universitas Terbuka. Sumber: Istimewa

Jakarta - Sebagian orang yang memilih langsung kuliah setelah lulus SMA akan menjadi kendala. Salah satu alasannya adalah faktor ekonomi.

Tak sedikit pula orang yang memutuskan untuk bekerja duhulu. Apabila kamu menjadi salah satu dari sejumlah orang itu, ternyata kamu bisa kerja sambil kuliah. 

Kamu bisa memilih Universitas Terbuka (UT) untuk melanjutkan studi kamu hingga sarjana. 

Lalu apa itu UT?

Mengenal UT

UT didirikan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 41 Tahun 1984 pada tanggal 4 September 1984 sebagai Perguruan Tinggi Negeri ke-45. Saat ini UT terdiri atas empat fakultas dengan 33 program studi, enam program magister, dan memiliki 320 ribu mahasiswa yang tersebar di seluruh nusantara dan di 36 negara. 

UT sepenuhnya menggunakan mode pembelajaran pendidikan jarak jauh. UT dirancang untuk menjadi universitas yang fleksibel dan terjangkau dengan fokus melayani orang-orang yang tidak memiliki kesempatan dalam menempuh sistem pendidikan tinggi mode tatap muka karena berbagai kendala, seperti keterbatasan dana, tinggal di daerah terpencil dan terluar, dan kesibukkan pekerjaan yang padat. 

UT terus berkembang dan meningkat dalam hal sistem belajar-mengajar, manajemen, dan layanan dukungan bagi para mahasiswa. 

Posisi UT saat ini tidak hanya mencerminkan perkembangan dan pencapaiannya di masa lalu, tetapi juga arah masa depan dalam konteks kebutuhan peserta didik dalam masyarakat Indonesia.
 
Sebagai sebuah institusi perguruan tinggi negeri, UT telah melalui berbagai periode perubahan dan pertumbuhan, baik yang disebabkan oleh faktor internal maupun eksternal. Secara internal dalam hal pendidikan, UT terus mengalami perubahan, inovasi, dan perbaikan. Selain itu, UT juga telah menyesuaikan diri dalam menanggapi tekanan eksternal untuk perubahan dan tantangan perubahan tuntutan oleh klien dan pemangku kepentingan. Perbaikan berkelanjutan adalah proses yang tidak terputus dan berlangsung lama yang harus dijaga, dipelihara, dan ditingkatkan oleh seluruh jajaran manajemen dan staf UT. 

Prinsip inilah yang akan memastikan UT sebagai pelopor pembelajaran pendidikan tinggi terbuka dan jarak jauh yang berkelanjutan dan bereputasi tinggi yang akan terus berkembang dan meningkatkan peran pentingnya di masa depan. 

Keunggulan Kuliah di UT

1. Waktu yang Fleksibel

Beberapa universitas ada yang menyelenggarakan kuliah malam melalui program ekstensi untuk mengakomodasi kebutuhan para pekerja yang ingin kuliah. Dengan kelas ini tetap saja mengharuskan pertemuan tatap muka antara dosen dan mahasiswa. 

Berbeda dengan Universitas Terbuka, perguruan tinggi negeri ini ternyata menawarkan dua layanan tutorial, yakni tutorial tatap muka dan tutorial online yang memudahkan para mahasiswanya.

Banyak dari mahasiswa memilih tutorial online karena bisa mengatur sendiri soal kapan dan di mana kamu akan belajar.

Kamu tidak perlu lagi repot-repot datang ke kampus untuk kuliah. Jika kamu seorang pekerja yang sambil kuliah, tentu tidak mengganggu bukan?

2. Biaya yang Terjangkau

Keunggulan lain dari Universitas Terbuka adalah biayanya, loh Urbanreaders! Kamu tidak perlu merogoh kocek terlalu dalam untuk menempuh pendidikan di kampus ini.

UT tidak mengenal istilah uang pangkal atau uang bangunan. Hal ini wajar saja karena sistem belajar yang diterapkan adalah sistem jarak jauh. Kamu hanya dikenakan uang kuliah per semester dari Rp1 juta hingga Rp3 juta.

3. Pionir Pendidikan Jarak Jauh untuk Masyarakat Luas

Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo, menilai UT telah menjadi pionir dalam inovasi pendidikan jarak jauh (PJJ) melalui pengembangan pembelajaran tutorial online, tutorial webinar, bahkan telah berhasil mengembangkan ujian berbasis online proctoring. 

UT memberikan kesempatan yang luas bagi masyarakat untuk memperoleh pendidikan tinggi yang berkualitas, terutama bagi masyarakat yang berada di berbagai daerah terdepan, terluar, dan tertinggal yang masih kesulitan mengakses pendidikan.

"Badan Pusat Statistik mencatat Angka Partisipasi Kasar Perguruan Tinggi (APK-PT) menggambarkan jumlah masyarakat yang dapat melanjutkan pendidikan tinggi pada tahun 2020 sekitar 30,85 persen. Untuk itu, keberadaan Universitas Terbuka harus didukung oleh berbagai pihak karena bisa menjadi solusi dalam memudahkan masyarakat mengakses pendidikan tinggi sehingga bisa berkontribusi dalam menaikkan APK-PT Indonesia," ujar Bamsoet, dikutip Urbanasia, Kamis (16/9/2021).

4. Raih Banyak Prestasi

Tak ketinggalan dengan universitas lainnya, UT juga banyak meraih berbagai prestasi bergengsi, antara lain jumlah alumni terbanyak yang lolos CPNS 2019, peringkat 100 kampus terbaik Indonesia versi Webometrics, kampus terpopuler di Indonesia, peringkat 20 besar kampus hijau versi Green Metric UI, hingga Juara II Lembaga Kearsipan tingkat perguruan tinggi Indonesia l, loh guys!

5. Mandiri Teknologi

Untuk kamu yang akan kuliah di UT diwajibkan untuk sedini mungkin melek teknologi. Hal ini disebabkan pembelajaran di Universitas Terbuka tidak selalu berlangsung dengan tatap muka, tetapi menggunakan media, baik itu media cetak seperti modul maupun media noncetak. Media noncetak yang dimanfaatkan di antaranya audio/video, internet, radio, dan televisi.

Untuk itu mahasiswa Universitas Terbuka dituntut untuk dapat belajar secara mandiri. Dengan cara ini, mahasiswa diharapkan belajar atas prakarsa atau inisiatif sendiri.

6. Terakreditasi

Kamu tidak perlu ragu lagi untuk kuliah di Universitas Terbuka karena kampus negeri yang satu ini melibatkan organisasi internasional untuk me-review sistem pendidikan jarak jauh yang diterapkan, pun auditor ISO.

Untuk urusan akademik, Universitas Terbuka juga memastikan bahwa kualitas akademiknya sudah diakui secara nasional. Terbukti dengan perolehan akreditasi dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).

Sudah tahu kan keunggulan UT? Yuk gabung ke UT!
Making Higher Education Open to All

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait