Banner Skinner Urfluencer
Banner Skinner Fomo
URtainment

Bagaimana Barbie Dapat Bertahan Hingga Sekarang?

Urbanasia,
lebih dari 2 tahun yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Bagaimana Barbie Dapat Bertahan Hingga Sekarang?
Image: Barbie (Image: Mattel, Inc.)

Urban Asia - Barbie Millicent Roberts yang berasal dari Wisconsin, baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-60.Barbie merupakan sebuah boneka mainan yang berhasil menjadi suatu fenomena global.Figur ikonik ini dikenal oleh jutaan anak-anak dan orang dewasa di seluruh dunia.Ia telah menjadi mainan pilihan yang populer selama enak dekade terakhir.Dapat dikatakan bahwa Barbie menjadi influencer bagi para anak muda, menciptakan imej dan juga gaya hidup yang dapat menginspirasi banyak orang.Baca juga: Mattel Luncurkan Barbie dengan Kursi Roda dan Kaki ProstetikLalu, bagaimana perjalanan Barbie selama 60 tahun dan bisakah mainan ini bertahan hingga sekarang?Masihkah menjadi relevan?Pada dasarnya, mainan menjadi salah satu pengaruh yang paling signifikan untuk perkembangan anak karena anak-anak dapat mulai mengenal norma sosial melalui mainan yang mereka mainkan.Peran gender dan juga stereotipe terkadang bisa tersampaikan melalui mainan.Studi awal yang dilakukan oleh Kenneth dan Mamie Clark pada tahun 1930-an menunjukkan bagaimana anak perempuan berkulit hitam sering kali memilih boneka putih dibandingkan boneka hitam karena boneka putih dilihat lebih cantik--hal ini berujung pada internalisasi akan sikap rasisme.Baca juga: Alasan Kenapa Sekarang Saat yang Tepat Menjadi Game Streamer!Selain dari jenis kulit, bentuk tubuh menjadi salah satu hal yang menjadi perhatian dari anak-anak yang memainkan Barbie.Berdasarkan studi yang dilakukan pada tahun 2006, anak perempuan berusia 5 hingga 7 tahun yang mengenal boneka Barbie memiliki ketidakpuasan terhadap bentuk tubuhnya lebih besar.Lalu, mengapa Barbie dapat bertahan hingga sekarang?Ternyata, dengan adanya berbagai kritik yang diterima karena dianggap sebagai agen opresi, Barbie pun berbenah, guys!Manufaktur dari Barbie, Mattel, mendengarkan aspirasi dari para orang tua yang menginginkan jenis mainan yang bisa memberdayakan anak-anaknya.Baca juga: Akui Saja, 5 Mitos 90-an Ini Masih Melekat dalam Dirimu Sampai SekarangHingga pada tahun 2016, berbagai bentuk Barbie pun diluncurkan, yakni dengan bentuk tubuh, ukuran, dan jenis rambut yang berbeda-beda.Selain itu, bila awalnya Barbie dikenal dengan profesinya sebagai seorang model fesyen, maka sekarang tidak lagi demikian.Profesi dari para Barbie mulai berkembang, yakni menjadi pilot, teknisi, dan lainnya.Harapannya, anak-anak dapat melihat figur yang berbeda dalam diri seseorang.Sehingga, biasa gender dan juga stereotipe dapat dihilangkan.Bagaimana menurut kalian, guys? (*) Penulis: Puji P. Rahayu

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait