menu
user
Banner Skinner Urfluencer
Banner Skinner Fomo
URsport

Banyak Klub Mundur, European Super League Ditangguhkan

Rezki Maulana,
sekitar 2 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Banyak Klub Mundur, European Super League Ditangguhkan
Image: European Super League ditangguhkan (Foto: Europeansuperleague.com)

 

Madrid - Beberapa klub peserta European Super League mundur setelah mendapat tentangan dari banyak pihak. Mau tak mau operator harus menangguhkan kompetisi itu sementara waktu.

Awal pekan ini, 12 tim mengumumkan terbentukan European Super League dengan Real Madrid dan Juventus sebaga inisiator utamanya. Kompetisi ini nantinya akan mempertemukan tim-tim besar setiap pekannya.

Tak cuma itu, bakal ada hadiah uang dalam jumlah besar menanti setiap tim yang ikut bermain di sana. Bahkan tim yang baru ikut saja bisa mendapat uang tampil 300 juta paun.

Baca Juga: Asal Usul European Super League, Liga yang Tak Diinginkan

Jumlah itu terbilang besar dan bisa menyelamatkan keuangan klub yang berdarah-darah di tengah pandemi virus corona saat ini. Maka dari itu, ke-12 klub itu ngotot awalnya untuk menjalankan.

Tapi, gelombang protes langsung deras dalam kurun waktu 48 jam setelah pengumuman European Super League. Bahkan para pemain yang terlibat di European Super league yang awalnya diam seribu bahasa, langsung menyerukan protesnya di sosial media.

Tak cuma itu, suporter juga melakukan unjuk rasa di depan stadion masing-masing tim. Mau tak mau hal ini membuat enam peserta asal Inggris memutuskan mundur.

Setelah Liverpool dkk mencabut keikutsertaannya, giliran duo Serie A AC Milan dan Inter Milan melakukan hal serupa. Dengan mundurnya tim-tim itu, European Super League yang tinggal menyisakan empat tim akhirnya menangguhkan dulu kompetisi itu.

Baca Juga: 14 Klub Premier League Tolak European Super League 

"European Super League meyakini bahwa status quo sepakbola Eropa saat ini perlu berubah. Kami menawarkan sebuah kompetisi Eropa baru karena sistem yang saat ini berjalan tidak berhasil," ujar pernyataan resmi European Super League.

"Proposal kami bertujuan untuk memungkinkan olahraga berkembang sembari menghasilkan sumber daya dan stabilitas untuk piramida sepak bola penuh, termasuk membantu mengatasi kesulitan keuangan yang dialami oleh seluruh komunitas sepak bola sebagai dampak dari pandemi."

"Ini juga akan menyediakan pembayaran solidaritas yang meningkat secara material ke seluruh pemangku kepentingan sepakbola."

"Terlepas dari pernyataan mundur klub-klub Inggris, dipaksa untuk mengambil keputusan-keputusan semacam itu karena tekanan pada mereka, kami yakin proposal kami sepenuhnya sejalan dengan hukum dan aturan-aturan Eropa sebagaimana ditunjukkan hari ini lewat keputusan pengadilan untuk melindungi Liga Super dari aksi-aksi pihak ketiga."

"Mempertimbangkan situasi saat ini, kami harus mempertimbangkan langkah-langkah paling pantas untuk membentuk ulang proyek ini, dengan selalu mengingat bahwa tujuan kami adalah menawarkan pengalaman terbaik kepada para penggemar sambil meningkatkan pembayaran solidaritas untuk seluruh komunitas sepak bola."

 

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait