beautydoozy skinner
urbanasia skinner
URtainment

BLACKPINK Bakal Rilis Album Baru dan Siapkan Konser Internasional

Shelly Lisdya,
2 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
BLACKPINK Bakal Rilis Album Baru dan Siapkan Konser Internasional
Image: BLACKPINK (Foto: YG Entertainment)

Jakarta - Girlband asal Korea Selatan, BLACKPINK secara resmi berencana merilis album studio keduanya yang sangat dinanti-nantikan pada bulan September. Mengutip Yonhap, Senin (1/8/22], BLACKPINK juga dijadwalkan tengah mempersiapkan tur konser dunia setelahnya.

Sebelumnya, agensi YG Entertainment telah mengumumkan bahwa kuartet akan kembali ke dunia musik bulan ini dengan album baru.

YG Entertainment mengatakan dalam sebuah video yang diunggah di blog resminya untuk mengumumkan jadwal untuk comeback mendatang grup. BLACKPINK akan merilis beberapa lagu pada bulan ini dan secara resmi merilis album pada bulan September.

Pada bulan Oktober, BLACKPINK akan memulai tur dunia terbesarnya untuk bertemu dengan penggemar internasionalnya. Agensi menambahkan informasi tanpa memberikan tanggal lebih detail.

"Nama untuk proyek comeback ini adalah 'Born Pink', yang menyiratkan identitas BLACKPINK, yang tidak pernah biasa dan akan memancarkan aura yang fatal," kata agensi dalam siaran pers.

Album mendatang akan menandai proyek pertama grup dengan keempat anggota dalam kurun waktu satu tahun 10 bulan. Album rilisan terakhir BLACKPINK adalah pada Oktober 2020 dengan album full-length pertama mereka "The Album," termasuk single utama "Lovesick Girls" dan "How You Like That," yang merupakan lagu pra-rilis.

"The Album" menjadi album pertama yang terjual lebih dari 1,4 juta kopi. Album itu sukses besar di pasar global, memulai debutnya di No. 2 di Billboard 200 dan Tangga Lagu Resmi Inggris untuk album setelah dirilis.

Pada tahun 2021, album solo Rose dan Lisa sama suksesnya dengan album studio pertama grup.

BLACKPINK baru-baru ini memperpanjang keunggulannya sebagai grup musik paling banyak diikuti di YouTube setelah mencapai 75 juta pelanggan.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait