Banner Skinner Urfluencer
Banner Skinner Fomo
URtainment

Bos ANTV Angkat Bicara Soal Pernikahan Lesti dan Rizky Billar Tayang 11,5 Jam

Dyta Nabilah,
7 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Bos ANTV Angkat Bicara Soal Pernikahan Lesti dan Rizky Billar Tayang 11,5 Jam
Image: Rizky Billar dan Lesti Kejora (instagram @RizkyBillar)

Jakarta -- Stasiun televisi lokal kembali mengundang kontroversi dengan menayangkan pernikahan selebriti. Kali ini, ANTV jadi bahan pembicaraan terkait acara pernikahan Lesti Kejora dan Rizky Billar yang direncanakan tayang dengan total durasi 11,5 jam.

ANTV secara langsung mempertontonkan rangkaian pernikahan mereka mulai dari acara pengajian pada 4 Juli, lepas lajang pada 12 Juli hingga resepsi di Medan pada 5 Agustus mendatang.

Elias Leonardo selaku Executive Producer ANTV membeberkan alasan mengapa acara bisa begitu lama. Ternyata, pihaknya ingin menitik beratkan acara-acara adat Minang.

Baca Juga : Barang Branded dan Mahal Jadi Seserahan Rizky Billar untuk Lesti Kejora

Nantinya, Billar akan mengikuti prosesi pelepasan untuk memulai keluarga baru secara. Begitu juga dengan Lesti yang akan bergabung dengan adat Minang.

"Nah acara lebih mengadakan Lesti secara Minang. Jadi nanti look-nya, visualnya, akan adat semua," ungkapnya.

Otis Hahijary, Vice President Director ANTV mengatakan bahwa Lesti dan Billar merupakan pasangan yang tak ada kecacatan. Billar juga berkontribusi dalam sebuah program pada stasiun televisi tersebut.

Baca Juga : Bertuliskan 'Leslar', Intip Souvenir Lamaran Lesti Kejora dan Rizky Billar

Tak hanya itu, Lesti juga memiliki banyak pengikut di media sosial. Sehingga, Otis merasa tayangan ini akan mendapatkan rating yang tinggi.

“Acara yang dibintangi ada satu indikator yaitu rating. Yang mereka bintangi pasti ada ratingnya,” ujarnya.

Meski banyak mendapatkan protes, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) belum bisa menindaklanjuti acara tersebut. Pihaknya baru bisa melakukan pengawasan setelah acara tayang. Mereka hanya bisa imbau agar tayangan tersebut edukatif.

"KPI Pusat melakukan pengawasan setelah acara ini tayang, kalau itu belum tayang itu bukan kewenangan KPI," jelas Nuning Rodiyah, Komisioner KPI Pusat.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait