beautydoozy skinner
urbanasia skinner
Beautydoozy

Cara Gita Savitri Memaknai Privilege: Nggak Melulu soal Uang!

Izzah Putri Jurianto,
15 November 2022 16.45.41 | Waktu baca 2 menit
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Cara Gita Savitri Memaknai Privilege: Nggak Melulu soal Uang!
Image: Potret Gita Savitri (Instagram/gitasav)

Jakarta – Privilege sering menjadi andalan bagi seseorang untuk bisa mendapatkan sesuatu yang diinginkan. Bahkan, masih banyak orang yang merasa sulit mencapai keinginannya dengan berasalan ‘tak punya privilege’.

Privilege memang kerap dimaknai saat kita lahir di keluarga kaya raya dan lingkungan yang mendukung. Apakah sampai saat ini kamu juga berpikir demikian?

Privilege rupanya tidak melulu soal uang, Guys. Poin tersebut diungkapkan oleh seorang konten kreator Gita Savitri dalam konten YouTubenya.

Sebagai seorang kreator, Gita menyadari bahwa hal ini adalah salah satu penunjang yang membuat seseorang bisa mencapai posisi tertentu. Selain itu, dirinya menemukan kecenderungan bahwa seringkali, privilege dipandang sebagai sesuatu yang negatif.

"Selama ini diskusi soal privilege hanya berputar di uang, padahal mentalitas pejuang yang dimiliki oleh orangtua juga merupakan sebuah keberuntungan," jelasnya.

Banyak pula yang beranggapan bahwa kesuksesan orang-orang ini tidak murni, melainkan hanya karena bantuan dari keluarga saja. Seolah, orang dengan privilege tidak layak mendapatkan pujian.

1649655404-gita-savitri-2.jpgSumber: Gita Savitri Devi. (Instagram @gitasav)

"Memang ada keuntungan tersendiri bagi orang yang ber-privilege, karena mereka sudah terlahir dengan kondisi yang terjamin. Sementara itu, beberapa orang lainnya harus bekerja keras. Bahkan, kerja keras pun tidak selalu membuat mereka bisa di titik yang sama," ujar Gita.

Berikutnya, Gita menyampaikan terlahir dari orangtua yang punya passion juga merupakan sebuah privilege. Sebagian besar orangtua hanyalah bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Mimpi yang dimiliki saat masih muda pun tak jarang harus dipendam saat sudah memiliki anak.

Gita mengaku selama ini, ia tidak melihat orangtuanya menunjukkan passion terhadap suatu bidang tertentu. Ia berpendapat, memiliki orangtua yang punya passion secara tak langsung dapat menularkan hal positif ini pada anaknya. Nantinya, anak akan tumbuh dengan mentalitas pejuang yang benar-benar paham apa yang ia inginkan untuk masa depannya.

Terakhir yang sering dilupakan adalah privilege bukan satu-satunya penentu apakah kamu orang dengan privilege atau bukan. Memiliki uang mungkin bisa memberimu kesempatan yang lebih luas untuk mencoba hal-hal baru. Tak hanya itu, akses apapun rasanya bisa kamu dapatkan dengan uang, mulai dari akses pendidikan, kesehatan, budaya, dan masih banyak lagi.

Walau begitu, Gita mengungkapkan walau penting untuk hidup, privilege tak melulu soal jumlah uang yang berlimpah. Memiliki orangtua dengan finansial yang stabil memang sebuah anugrah, tapi ada hal lain yang tak kalah penting, yakni role model. Orangtua yang pekerja keras bisa menunjukkan bagaimana anak harus bersikap di dunia kerja, cara untuk survive, hingga mental yang tidak takut akan kegagalan. 

Gimana, Guys? Kalian setuju nggak sama cara pandang Gita memaknai privilege?

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait