Banner Skinner Urfluencer
Banner Skinner Fomo
URstyle

Cara Menghilangkan Stretch Mark pada Remaja

Kintan Lestari,
22 hari yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Cara Menghilangkan Stretch Mark pada Remaja
Image: Ilustrasi stretch mark. (Freepik/suriyayapin)

Jakarta - Stretch mark atau dikenal dengan istilah striae umumnya kita lihat pada ibu hamil. Tapi bagaimana kalau remaja juga memilikinya? Bagaimana cara menghilangkan stretch mark? Sebelum cari tahu cara menghilangkannya, kita bahas dulu pengertiannya.

Melansir National Center for Biotechnology Information, stretch mark atau striae adalah lekukan atrofi linier pada kulit yang terbentuk di area kerusakan dermal yang dihasilkan oleh peregangan kulit.  Umumnya garis seperti parut ini muncul di berbagai bagian tubuh, di antaranya perut, paha, pinggul, payudara, lengan atas, juga pantat. 

Striae sering dikaitkan dengan berbagai keadaan fisiologis, termasuk pubertas, kehamilan, lonjakan pertumbuhan, penambahan berat badan yang cepat, atau penurunan berat badan dan obesitas.

Maka dari itu striae adalah hal yang umum, siapa pun bisa mempunyainya, termasuk remaja. Namun kemunculan stretch mark cenderung mempengaruhi perempuan dibanding laki-laki.

Cara Menghilangkan Stretch Mark

Lalu bagaimana cara menghilangkan stretch mark pada remaja? Bubuk kopi, lemon, sampai vitamin A disebut-sebut bisa membantu menyamarkan kondisi kulit ini. 

Sayangnya, perawatan tersebut tidak akan bisa menghilangkan dengan tuntas striae yang muncul. Untuk menghilangkannya perlu bantuan dokter.

Melansir Medical News Today, perawatan untuk stretch mark bisa mahal dan itu pun tidak selalu efektif. 

Krim, gel, losion, sampai bedah kosmetik telah diusulkan sebagai perawatan untuk stretch mark, namun hanya ada sedikit bukti medis yang mendukung keefektifan perawatan tersebut.

Stretch mark sering kali akan memudar dengan sendirinya dari waktu ke waktu dan menjadi tidak terlihat lagi. Jadi yang bisa dilakukan hanya mengubah pola hidup menjadi lebih sehat agar mengurangi risiko peregangan kulit.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait