Banner Skinner Urfluencer
Banner Skinner Fomo
URsport

Catat Sejarah! eSport Bakal Dipertandingkan di PON XX Papua 2021

Afid Ahman,
2 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Catat Sejarah! eSport Bakal Dipertandingkan di PON XX Papua 2021
Image: Ilustrasi industri eSport. (Pixabay)

Jakarta - Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua akan makin semarak dengan dipertandingkannya eSport.  Dan ini akan mencatat sejarah baru karena untuk kali pertama eSport jadi salah satu cabang di pesta olahraga nasional terbesar di Indonesia.

“Ini adalah pertama kali dalam sejarah di mana olahraga esports masuk dalam rangkaian PON,” ujar Komisaris Jenderal Pol Bambang Sunarwibowo, Ketua Harian Pengurus Besar Esports Indonesia (PBESI).

Penetapan eSport sebagai cabang olahraga eksibisi PON XX Papua 2021 beserta sembilan cabang olahraga lain berdasarkan SK KONI Pusat No 67 Tahun 2021.

Ekshibisi eSports PON XX Papua akan mempertandingkan tiga cabang game yakni PES 2021, Mobile Legends, dan Free Fire.

“Pada ekshibisi tersebut bakal dipertandingkan tiga nomor pertandingan dengan genre battle royale, MOBA, dan sepak bola. Nomor pertandingan battle royale dan MOBA akan dilakukan dengan beregu atau tim pada platform MOBA. Sementara untuk sepak bola dilakukan secara perorangan maupun ganda pada platform konsol," jelas Frengky Ong, Sekjen  PBESI.

Lebih lanjut Frengky menjelaskan untuk tahap pendaftaran  calon peserta harus mendaftarkan diri di platform Garudaku. Tahap pendaftaran dibuka mulai 18 Agustus 2021. 

Peserta yang ikut harus mewakili daerah masing-masing sesuai dengan daerah domisili di KTP atau KIA (Kartu Identitas Anak).  Setelah pendaftaran ditutup, tahap selanjutnya adalah babak kualifikasi yang akan diselenggarakan 26 Agustus-5 September 2021. 

Khusus untuk PES 2021 akan dibagi menjadi enam grup, yakni:
- Grup A terdiri dari wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta dan Jawa Timur
- Grup B terdiri dari Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara  
- Grup C meliputi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat dan Sulawesi Tenggara
- Grup D meliputi Kepulauan Babel, Banten, Bali, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat dan Papua Barat.  
- Grup E terdiri wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Riau dan Jambi.
- Grup F meliputi Kepulauan Riau, Maluku, Maluku Utara, Gorontalo, Bengkulu dan Lampung.

Babak kualifikasi provinsi ini bersifat terbuka dan digelar secara virtual. Pada babak ini, akan dicari satu atlet atau tim terbaik dari masing-masing kategori.
 “Jadi, nanti akan didapat 34 perwakilan tim dari masing-masing cabang gim,” ungkap Frengky.

Atlet atau tim terbaik di setiap provinsi inilah yang nanti akan bertanding di ajang pra-PON yang akan dilangsungkan pada 7-14 September 2021.

Babak pra-PON akan mempertemukan peserta dari 33 provinsi secara acak dan dilakukan secara daring. Mereka akan memperebutkan 11 tim terbaik Free Fire, 5 tim terbaik Mobile Legends, dan 5 orang terbaik PES 2021. Khusus perwakilan provinsi Papua tidak mengikuti Pra-PON karena otomatis lolos ke babak final sebagai tuan rumah.

Semua atlet dan tim terbaik itu akan diterbangkan ke Papua untuk mengikuti babak final di main event PON XX Papua 2021. Yaitu pada 22 hingga 26 September 2021. Di babak final mereka akan bertanding memperebutkan gelar juara di masing-masing game. 

Frengky mengungkap PBESI bekerja sama dengan masing-masing game publisher dalam gelaran Ekshibisi Esports PON XX Papua 2021. Namun soal soal teknis dan pendanaan pun game dilakukan secara swadaya dari masing-masing game publisher. Dengan demikian, setiap game publisher bertanggung jawab terhadap produknya masing-masing. 

"Masing-masing game publisher mendanai dan bertanggung jawab terhadap gim yang dipertandingkan, sementara PBESI sebagai regulator dan federasi esports resmi di bawah pemerintah Indonesia bertanggung jawab terhadap keseluruhan rangkaian acara eksibisi e-sports PON ini," pungkas Frengky.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait