Banner Skinner Urfluencer
Banner Skinner Fomo
URtainment

Cinta Laura Beri 3 Tips Sebelum Beli Barang Branded

Griska Laras,
6 bulan yang lalu
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Cinta Laura Beri 3 Tips Sebelum Beli Barang Branded
Image: Cinta Laura Kiehl/Instagram@claurakiehl

Jakarta - Cinta Laura belum lama ini menjadi sorotan di media sosial karena gaya hidup hematnya.

Meski terlahir dari keluarga yang berkecukupan, perempuan blasteran Jerman ini ternyata sangat perhitungan dalam urusan belanja loh, Urbanreaders. 

Cinta mengaku enggan membeli barang bermerek dengan harga fantastis. Prinisip hidup hemat dan tak menghambur-hamburkan uang itu berasal dari sang ayah, Michael Kiehl.

Sedari kecil aktris berusia 27 tahun ini sudah diberi bekal untuk memandang segala sesuatu dari berbagai perspektif.

"Waktu masih kecil, aku pernah beli sesuatu yang unik dan lucu meski nggak terlalu butuh. Terus papa nyindir, 'Ngapain sih beli itu, kan kamu enggak perlu-perlu banget'," ceritanya dalam virtual press conference JD.ID, (10/6/2021).

"Jadi aku diajarin berpikir, apa yang orang lain bisa lakukan atau beli dengan uang sebesar itu? Ini sense empati sih," sambungnya.

Kebiasaan itu pun membuat Cinta Laura berpikir berulang kali untuk membeli sesuatu, termasuk barang-barang bermerek yang mahal. Berikut tiga hal penting yang harus dipikirkan sebelum membeli barang mahal dari Cinta Laura.

1. Bedakan kebutuhan dan keinginan

Sebelum membeli barang mahal, tanyakan pada diri sendiri apakah barang tersebut benar-benar dibutuhkan atau hanya keinginan.

Cinta menyebut memang sulit untuk membedakan kebutuhan dan keinginan di awal. Tapi kalau terus dilakukan setiap berbelanja, nanti akan terbiasa.  

"Cara mendeteksi apakah kita membeli sesuatu berdasarkan keinginan, selalu ada rasa bersalah dan kesenangannya cuma sementara," papar brand ambassador baru JD.ID ini.

"Aku selalu ngerasa bersalah kalau beli barang mahal, misalnya tas branded yang harganya Rp 30 juta. Bukan berarti aku gak suka barang-barang yang bagus, ya. I like nice things, I like expensive things. Tapi ya selalu ada perasaan bersalah dan menyesal".

2. Sesuaikan dengan kemampuan

Kemudian ukur kemampuan membeli barang-barang bermerek sesuai kondisi keuangan. Jangan sampai memaksakan diri hanya untuk mengikuti tren.

3. Pikirkan manfaat dan nilainya

Rencanakan tujuan dan pikirkan manfaat dan value dari suatu produk, termasuk pengaruhnya terhadap kualitas hidup. Hal ini selalu dilakukan Cinta sebelum belanja agar tidak boros dan mengeluarkan uang untuk sesuatu yang tidak perlu.

"Misalnya aku selalu membeli makanan berkualitas tinggi, seperti buah atau sayur organik. Meskipun harganya lebih mahal dari yang biasa, aku tahu itu baik banget untuk tubuh," papar Cinta. 

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait