URedu

Pemkot Surabaya Pastikan Tari Remo Jadi Ekstrakurikuler Wajib untuk Pelajar

Nivita Saldyni, Selasa, 20 Desember 2022 10.27 | Waktu baca 2 menit
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Pemkot Surabaya Pastikan Tari Remo Jadi Ekstrakurikuler Wajib untuk Pelajar
Image: Tari Remo. (Dok. Humas Pemkot Surabaya)

Surabaya - Setelah berhasil buat catatan baru di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dengan 65.946 pelajar menari Remo massal di 10 ikon bersejarah dan dua jembatan di Kota Pahlawan, Pemkot Surabaya akan buat kebijakan baru.

Rencananya, Dinas Pendidikan Kota Surabaya akan jadikan Tari Remo ekstrakurikuler wajib untuk pelajar SD dan SMP di Kota Surabaya.

“Sejauh ini sebenarnya sudah ada ratusan lebih sekolah yang mempunyai ekstrakurikuler Tari Remo, namun belum diwajibkan. Setelah ini akan kami rutinkan dan pendalaman soal Tari Remo,” kata Kadispendik Kota Surabaya, Yusuf Masruh dikutip dari keterangannya, Selasa (20/12/2022).

Yusuf menambahkan, rencananya ekstrakurikuler Tari Remo akan diterapkan jelang semester genap. Dengan kebijakan tersebut, Yusuf mengaku Pemkot berharap remaja di Kota Surabaya lebih banyak memanfaatkan waktu untuk berkegiatan positif di sekolah.

Selain itu juga pelajar jadi lebih tahu nilai-nilai budaya dan filosofi dari Tari Remo yang merupakan budaya asli Jawa Timur. “Dengan cara ini, maka nilai-nilai budaya itu secara tidak langsung tertanam sejak dini di dalam diri para pelajar,” jelasnya.

Sebelumnya, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyampaikan cara ini bisa memperkenalkan sekaligus menjaga 'Budaya Arek' alias subkultur budaya Jawa Timur di Kota Surabaya.

“Boleh ada budaya asing di Surabaya, tapi budaya asli Jawa Timur yang menceritakan pahlawan melawan penjajah 'Remo' itu ada di hati mereka (pelajar). Saya yakin, kalau itu tertanam di hatinya para pelajar, maka akan memiliki pribadi yang kuat,” pungkas Eri.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait