Janet Yang Jadi Orang Asia Pertama yang Terpilih sebagai Presiden Oscar

Jakarta - Produser Hollywood Janet Yang ditunjuk sebagai presiden baru Academy of Motion Picture Arts and Sciences (kelompok di balik upacara Oscar) oleh Dewan Gubernur organisasi tersebut.
Yang merupakan keturunan Tionghoa dan menjadi orang Asia pertama yang menduduki posisi tersebut. Selain itu, Yang juga wanita keempat setelah Fay Kanin (1979-1983), Cheryl Boone Isaacs (2013-2017), dan Bette Davis (Davis mengundurkan diri setelah dua bulan menjabat pada tahun 1941).
Janet Yang memulai masa jabatan pertamanya sebagai presiden dan masa jabatan keduanya sebagai Gubernur Besar.
Mengutip Variety, Rabu (3/8/22) dewan juga memberikan suara pada sejumlah orang untuk sejumlah jabatan sebagai berikut:
- Teri E. Dorman, Vice President (chair, Membership Committee)
- Donna Gigliotti, Vice President/Secretary (chair, Governance Committee)
- Lynette Howell Taylor, Vice President (chair, Awards Committee)
- Larry Karaszewski, Vice President (chair, History and Preservation Committee)
- David Linde, Vice President/Treasurer (chair, Finance Committee)
- Isis Mussenden, Vice President (chair, Museum Committee)
- Kim Taylor-Coleman, Vice President (chair, Equity and Inclusion Committee)
- Wynn P. Thomas, Vice President (chair, Education and Outreach Committee).
“Janet adalah pemimpin yang sangat berdedikasi dan strategis yang memiliki catatan pelayanan yang luar biasa di Akademi,” kata Bill Kramer, CEO Akademi.
“Saya senang dia mengambil peran terhormat sebagai Presiden Akademi dan berharap dapat bekerja sama dengannya dalam visi bersama kami untuk melayani keanggotaan kami, merayakan seni kolaboratif dan ilmu perfilman, dan menginspirasi generasi pembuat film berikutnya,” lanjut Bill.
Academy harus menghadapi berbagai kontroversi beberapa tahun belakangan, termasuk tuduhan kurangnya keberagaman ras.
Grup di balik Oscar itu mendapat kritikan keras karena hanya sedikit peraih nominasi berkulit hitam sampai muncul gerakan #OscarsSoWhite pada 2015.
Sejak itu, mereka memenuhi janji untuk menambah anggota perempuan dan minoritas pada 2020 hingga dua kali lipat, secara signifikan memperluas keanggotaan dari sekitar enam ribu menjadi hampir 10 ribu.
Sekitar 19 persen anggota akademi berasal dari komunitas etnis dan ras yang kurang terwakili.
FYI, Janet Yang (66) adalah sosok mapan di Hollywood yang telah bekerja dengan pembuat film termasuk Oliver Stone dan Kathryn Bigelow.
Dia meraih banyak penghargaan, seperti misalnya ‘The Joy Luck Club’ (1993), ‘The People vs. Larry Flynt’ (1996), dan nominasi Oscar ‘Over the Moon’ (2020).
Sebagai anggota cabang Produser Akademi sejak 2002, Yang terakhir menjabat di dewan sebagai wakil presiden dan ketua Komite Keanggotaan dan, sebelum itu, Komite Keanggotaan dan Tata Kelola.
Dia juga ketua bersama dari Grup Afinitas Asia Akademi. Seorang gubernur menggambarkannya kepada Variety sebagai ‘seorang profesional yang sangat cerdas dan berpengalaman’.
