URtainment

Kisahkan Sekolah SPI, Film Anak Garuda Angkat Lika Liku Kesuksesan Milenial

Anisa Kurniasih, Senin, 13 Januari 2020 19.00 | Waktu baca 2 menit
WhatsApp ShareFacebook ShareTwitter ShareLinkedin Share
Kisahkan Sekolah SPI, Film Anak Garuda Angkat Lika Liku Kesuksesan Milenial
Image: Konferensi pers film Anak Garuda di Epicentrum Kuningan. (Anisa Kurniasih/Urbanasia)

Jakarta - Anak Garuda, film inspiratif berlatar masa sekolah akan resmi tayang di bioskop pada 16 Januari 2020.

Film ini mengisahkan tujuh alumni Sekolah Selamat Pagi Indonesia (SPI), yaitu Olfa, Robet, Yohana, Dila, Sayyidah, Wayan dan Sheren.

Mereka merupakan anak yatim piatu yang berjuang meraih mimpinya hingga sampai di Eropa.

Nah, film Anak Garuda ini ternyata terinspirasi kisah nyata perjuangan pahlawan milenial dari Sekolah SPI yang ditulis oleh Alim Sudio serta disutradarai oleh Fauzan Rizal dan Verdi Solaiman.

Baca juga: Tayang 2020, Film ''Anak Garuda'' Kisahkan Perjuangan Tujuh Murid SMA di Jawa Timur

Dalam dunia nyata, Sekolah SPI yang berlokasi di Kota Batu, Malang merupakan ladang inspirasi serta motivasi khususnya bagi milenial.

Sekolah ini menyediakan sekolah gratis bagi siswa dari kalangan miskin dan menjadikan mereka enterprenuer muda yang sukses dari segala bidang.

Cerita film Garuda berangkat saat Julianto Eka Putra (Koh Jul) sebagai inisiator yang mengajak tujuh alumni diatas menjadi tim untuk membantu mrngrlola operasional sekolah dan unit-unit bisnis.

Namun, menyatukan mereka bukanlah persoalan sederhana karena pertengkaran dan keributan silih berganti mulai dari salah paham hingga iri dan cemburu.

Baca juga: 5 Film Superhero Ini Siap Tayang di Tahun 2020

Ditambah lagi, adanya bibit cinta terpendam di antara mereka yang menambah munculnya potensi perpecahan.

Disinilah sosok Koh Jul hadir untuk merekatkan ke tujuh anak tersebut guys.

Akhirnya, ketujuh anak tersebut diberangkatkan ke Eropa tanpa didampingi. Sesampainya disana, semua ketakutan pun menjadi kenyataan.

Pertengkaran dan keributan justru kembali meledak dan perpecahan di depan mata.

Baca juga: Mau Ikutan Main di Film Sri Asih? Ini Syaratnya!

Mereka pun ditantang untuk bersama - sama kembali membangun fondasi kebersamaan.

Namun apakah itu berhasil? Semuanya akan terjawab saat penayangannya pada 16 Januari mendatang.

Nah, bicara soal film tersebut nih guys, ada sejumlah pemain yang memerankan karakter - karakter tersebut loh, diantaranya Tissa Biani, Violla Georgie, Ajjil Ditto, Clairine Clay, Geraldy Kreckhof, Rania Putrisari, Krijiana Baharudin dan sejumlah lainnya.

Berdurasi 129 menit, film ini dtargetkan mampu menyentuh berbagai kalangan seperti anak muda, orang tua, guru, hingga pemimpin berbagai kalangan.

Baca juga: 'Habibie & Ainun 3' dan 'Imperfect' Tembus 5 Besar Box Office Indonesia

"Saya berharap film ini bisa ditrrima masyarakat Indonesia sehingga makin banyak input bagi kami di SPI tentang bagaimana medidik anak - anak muda di Indonesia," ujar Koh Jul selaku pendiri SPI saat konferensi pers di Epicentrum Kuningan, Senin (13/1/2020).

Menurutnya, film ini menjadi cara baru menghadapi berbagai tantangan masa depan dengan semangat dan optimisme dengan tertawa bersama, menangis bersama dan terpukau di bioskop.

Komentar
paper plane

Berita Terkait
    Berita Terkait